Ibu dan temanku - Wadoksy79 @semprot

 
part 1


Perkenalkan aku Gilang dan usiaku saat ini 19 Tahun, tinggi badanku hanya 170 cm, dan berat badan 52kg, sekarang ini aku sedang menjalankan pendidikan di salah satu universitas yang berada di kota tempat tinggalku, aku tak mempunyai adik maupun kakak, karna aku adalah anak satu – satunya dari keluargaku, sedikit membahas tentang karakter, aku adalah orang yang mudah berbaur/bergaul apalagi adaptasi terhadap lingkungan, tak sedikit mahasiswa/mahasiswi yang kenal dekat denganku.

Aku mempunyai ibu juga sekaligus ayah, ya benar karna aku dan ibu sudah sejak lama di tinggal oleh ayahku sendiri bahkan aku tidak tau persisnya ayahku karna ibu melarangnya, ibuku bernama Sarah, saat ini berusia 39 Tahun, ia adalah wanita yang mandiri, baik, cukup cantik di usianya yang tak lagi muda, namun sedikit membosankan, ya tetapi walaupun begitu ia adalah orang tua satu – satunya dan aku menyayanginya, ibu mempunyai tinggi badan 169cm dengan perawakan yang cukup berisi, ukuran payudara dan bokong yang bisa dibilang cukup besar, namun semua itu tidak terlalu mencolok, karna ia selalu menggunakan pakaian yang tertutup dan hijab yang lumayan lebar.

Suatu sore di kantin dekat kampus

Aldi :” Ehh lang, gua suka sama ibu lu “ sambil menghisap roko

Aku :” eeeh hah ? “

Aldi :” seriusan lu kira gua becanda “

Aku “: ngaco lu, kenapa harus ibu gua dah wkwk “

Aldi :” kalo semisal gua ngajak jalan gitu lu keberatan ga ? “

Aku :” haah ? jalan jangan – jangan lu udah “ belum selesai aku berbicara iapun memotongnya

Aldi :” iya gua udah pacaran juga sama ibu lu lang “

Aku :” ah becanda lu ya “

Tak lama ia mengeluarkan handphone dari saku celananya dan menunjukan poto dia dan ibuku di sebuah taman yang berada di salah satu komplek yang ku kenal, ya itu adalah taman di komplek tempat tinggal rumahku dan duduk berdua HANYA berdua dengan ibuku.

Aldi adalah kaka kelasku namun jurusanku dengannya sama, sekarang ini setauku ia berusia 22, dengan perawakan yang jelas jauh denganku ia adalah orang yang paling dekat denganku di kampus ini, dia juga sangat baik dan royal tak jarang aku selalu di jemput bahkan di antar pulang olehnya karna memang kebetulan tempat tinggalnya tak begitu jauh dan searah dengan tempat tinggalku, ia adalah pria tajir, ganteng, putih juga mempunyai fisik layaknya seorang atletis, namun dia yang ku kenal adalah seorang bad boy, saking begitu dekatnya aku dan dia saling percaya satu sama lain

Satu hari kemudian

20:42

Bel rumah berbunyi menandakan ibu sudah pulang, tumben sekali ibu pulang terlambat

Ckleek..

Ibu :” Ibu pulang, maaf ibu terlambat pulang “ sambil menjingjing 2 kantung plastik

Aku :” iya bu gapapa, sini biar aku bantu bu “

Ibu :” taro di dapur ya, kamu pasti udah lapar, ibu bawain makanan buat kamu, tolong bantu bersihkan meja ya nak “

Langsung ku kerjakan sesuai apa yang ibuku minta, ibu pun langsung mengarah kedapur untuk mempersiapkan makan malam, setelah semuanya siap aku langsung menyantap makanan yang ibu belikan, sambil mengunyah aku selalu memperhatikan ibu karna jujur saja apakah benar ibu menjadi pacar dari kaka kelasku ?

Ibu :” Hmm hei kenapa begitu ngeliatin ibu ? ada apa ? HEI “

Aku :” eh maaf bu, e..nggak kenapa kenpa bu “

Ibu :” aneh banget makan sambil ngelamun, dah abisin makannya “

Aku :” Iya bu “

Sambil menghabiskan makananku, aku semakin penasaran dan ingin menanyakan langsung kepada ibu, apakah benar mereka punya hubungan yang spesial, namun entah kenapa aku tak bisa menanyakannya sejak tadi, dan tak terasa makananku sudah habis, dan aku langsung membereskan piring dan gelas yang kugunakan

Ibu :” udah taro aja di dapur biar ibu yang cuci nanti “

Aku :” iya bu makasih ya “

Lalu aku lanjut bersandar di sofa dekat dapur dan memang berniat menunggu pekerjaan ibu di dapur selesai

Ibu :” nak ? apa aldi ada ngomong sesuatu sama kamu ? “

Aku :” hah ? aldi ? enggak ko bu “

Namun aku mencoba untuk memberanikan diri untuk bertanya soal obrolan ku dengan aldi kemarin di kantin

Aku :” oiya soal itu aku baru ingat, apa soal hubunganmu dengannya ( Aldi ) bu ? “

Ibu :” i..iya nak bener, tapi kamu juga harus tau dariku, ibu sekarang pacarnya aldi “

Sambil mencuci piring dan membelakangiku

Ibu :” waktu itu dia kesini pas kebetulan kamu lagi pergi, ibu kira dia mau jemput kamu, eh ternyata bukan, waktu itu ibu juga kaget banget “

2 Minggu sebelumnya

Aldi :” aku mencintaimu tante, kumohon jadilah pacarku “

Sarah :” eeeh yang bener aja, kamu itu masih muda juga ga beda jauh umurnya dengan anakku “

Lalu aldi pun jongkok dan gerakan tangan memohon juga tentunya terus saja membual agar ibu dari temannya mau menerima menjadi wanitanya

End

Ibu :” begitu nak ceritanya”

“ Apa ? dia benar – benar langsung mengatakannya kepada ibuku ? “ ucapku dalam hati

Ibu :” namun dengan begitu ibu jelas menolaknya, tapi anehnya dia ga pernah nyerah bahkan tiap hari selalu memohon kepada ibu agar menjadi wanitanya, dan akhirnya ibu yang nyerah, dan menerima untuk menjadi wanitanya, ibu juga sering chatan dan ngobrol banyak hal “

Lalu ibu berjalan mendekatiku dan melanjutkan obrolan

Ibu :” walau ibu terima mungkin aja dia lagi bingung, kamu tau kan dia cuma tinggal berdua dengan ayahnya ? dia mungkin cuma menginginkan sosok ibu di dalam hidupnya “

Aku :” tapi kan bu yang dia mau bukan jadi sosok ibu dalam hidupnya ? melainkan jadi pacarnya ? “

Ibu :” ya abis mau gimana lagi ? ibu juga kalo dia tiap hari mohon dan selalu mengatakannya akhirnya ibu juga nyerah dan akhirnya mengiyakan, lagian ibu setiap kali denger laki – laki bilang ‘Aku mencintaimu’ rasanya romantis banget “

Aku :” terus sekarang ibu beneran jadi pacarnya aldi kan ? emangnya udah berapa kali dia ngomong begitu ? “

Ibu :” aah udah deh ini paling Cuma sementara aja lagian, kita Cuma pergi jalan ke taman, cafe dan ketempat hiburan bersama, ya kaya begitu doang, bentar lagi juga dia paling nyari wanita yang lebih muda “

Aku :” hmmm “ dengan ekspresi yang kurang menyenangkan

Ibu :” dan lagian juga ga ada salahnya kan ? emangnya wanita single seperti ibu gak berhak kencan sama siapapun yang ibu mau ? udah sekian lamanya ibu cerai dengan ayah mu “ dengan ekspresi seakan ingin memarahiku

Aku :” aku tidak pernah melarang mu bu “ raut wajah yang mulai ketakutan dan pasti ibu menyadarinya

Ibu :” jadi begitu ya ? cepet sana ke kamar dan istirahat “ sambil membangunkanku dari sofa

21:50

Dikamar tidur aku memikirkan ibu dan aldi, Jadi apa yang aldi bicarakan tadi dikantin memang benar mereka beneran pacaran, ibu dan temanku, ibu dan aldi.

Ibu yang membesarkanku sendiri dengan cinta dan kasih sayang, aku mengakui ibu memang terlihat cantik di usinya yang saat ini, ibu juga terlihat muda jika di bandingkan ibu dari teman teman di kampus, dan yang paling penting semua temanku selalu saja membicarakan itunya...payudara ibuku, padahal ibu selalu berpakaian tertutup namun tetap saja, akupun sering melihatnya dirumah dadanya emang besar, apalagi aku pernah melihat ibu tertidur dan tidak menggunakan bra, ukurannya memang benar benar besar.

Pagi hari

07:00

Tok..tok..tok..

“ Gilang bangun udah jam 7 siap siap ayo cepetan takut keburu siang “ teriak ibu dibalik pintu kamarku lalu aku membuka pintu dengan badan yang lemas karna memang betapa ingin sekalinya aku melanjutkan tidurku

Ckleeek

“ Hoaaaam, iyaa bu sebentar “ jawabku

Ibu :” buruan nanti malah tidur lagi cepetan !! “

Sudah seminggu ini ibu dengan temanku berpacaran bahkan aldi sering kali menjemput dan mengantarkan ibu jika ada keperluan seperti belanja atau membantu ibu membuka toko.

Dia lebih serius dengan hubungannya bersama temanku dibanding dia ingin mempercayaiku, dengan rasa terpaksa aku bergegas mandi dan menyiapkan semua yang kuperlukan di kampus, setelah dirasa semua sudah siap, akupun segera beranjak untuk pergi, namun sebelum itu ibu memanggilku

Ibu :” ini bekal makan siang buat kamu juga buat aldi “

Aku :” hah ? bekal makan siang ? “

Ibu hanya merespon dengan senyuman yang terkesan malu, namun setelah ku perhatikan ibu menjadi lebih ceria juga bahagia bahkan terlihat lebih feminim

Aku :” emangnya aku kurir makanan ya ? “

Ibu :” udaaaah jangan berlebihan “

Aku sudah dewasa dan tak perlu berlebihan untuk mengurusiku lagi, mau pacaran atau apapun itu semua terserah dia, tapi dari semua orang kenapa mesti dengan teman dekatku yang harus menjadi pacarnya, jujur saja membawa 2 bekal ke kampus terasa aneh dan tidak ada perubahan yang berarti buatku, aku mulai bertanya, apa mereka benar – benar berpacaran ? tapi aku masih berharap itu tidak benar

Aku :” aku pamit bu, assalamu’alaikum “

Ibu :” wa’alaikumsalam

Sesampainya di kampus benar saja terlambat aku langsung memasuki jam pelajaran mata kuliah pertama. Dan setelah selesai jam pelajaran pertama, dan kebetulan hari ini hanya ada satu saja mata kuliah, lalu aku berniat akan nongkrong terlebih dahulu sebelum beranjak pulang, dan tak lama datanglah teman dekat ku, Ya siapa lagi kalo bukan Aldi

Aldi :” Udah disini aja lu ? “ sambil berjalan mendekat ke arahku

Aku :” yaa udah beres juga si hari ini gua Cuma masuki satu matkul “

Setelah aldi berada disampingku dan menaruh tanganya di pundakku lalu ia berkata

Aldi :” dengerin calon anak tirii “

Aku :” ahaha paan si lu “ sambil menjauhkan tanganya dari pundakku

Aldi :” emang butuh waktu lama buat lu percaya, tapi akhirnya setelah sekian lama gua berhasil melakukan hubungan sex dengan pacar baruku “

Aku :” p..pacar ? maksud lu ibu gua ? “ dengan nada pelan dan terkejut

Aldi :” ya iyaalah siapa lagi ? “

Aku :” dasar tolol kenapa lu harus bilang itu sama gua ? “

Aldi :” eeeh iyaa ya ? tapi pas gua bilang pacar yang sebelumnya dan dikirim video juga foto bukannya lu pasti suka ? gua rasa karna dia itu ibu mu kan ? gua gatau perasaan lu karna gua ga punya ibu kaya lu, maaf ya “

Aku :” yaaa, tapi soal yang lu bilang tadi kapan ngelakuinnya ? “

Aldi :” kemaren, dia pulang telat kan ? “

Kalau di ingat – ingat kemarin

Kemarin

18:07

Saat aku menelponnya

“ bu kenapa belum pulang ? “

“ maaf ibu lupa bilang, ibu lagi minum di tempat karaoke bersama teman sekolah ibu dulu ‘

“ minum sama temen sekolah ? seruu juga kayanya tuh, kalo mau karokean sampe pagi sama temen sekolah ibu dulu juga terserah “

“ yaaah “

Tak lama ibu menutup telponku

End

Kembali saat ini

Aldi :” kemaren ayah gua ada acara di luar kota, jadi gua juga udah memperhitungkannya dan ya berhasil, ini hasilnya “ sambil mengeluarkan memory card dari dalam tasnya dan memberikannya kepadaku “ Gua tau ngerekam kaya gitu ga bagus tapi gimana kalo kata lu ? “ lanjutnya

Aku sungguh tak percaya ibu dan aldi benar – benar melakukannya, jujur saja selain merasa sedih akupun merasa emosi dengan apa yang baru saja kudengar dan terlebih kali ini aldi memberikan kartu memori yang berisikan video saat ia melakukan hubungan sex dengan ibuku, memang bukan hanya kali ini dia memberiku video soal hubungan sexnya, namun apalah dayaku ? yang hanya seorang pengecut, aku tak bisa memukulnya apalagi melawannya, ya walaupun emosi ku melonjak naik dengan cepat dari setiap kata yang temanku katakan saat melakukan sex dengan ibuku ku ambil memory cardnya dan langsung pamit pulang duluan.

23:02

Setelah sampai dirumah jujur saja aku masih dan masih saja tidak percaya dengan yang aldi ucapkan tadi, ingin rasanya membuka isi video di kartu memori namun aku masih tak sanggup menerimanya jika dalam isi videonya benar – benar ibuku, bagaimana tidak percaya ? sejauh ini aldi tak pernah berbohong kepadaku apalagi jika urusannya soal Wanita/sex, yang aku khawatirkan adalah bagaimana jika nanti dia mengancam ibuku jika nanti videonya akan dia sebar, namun jelas aku mengetahuinya jika aldi tidak akan melakukan tindakan bodoh seperti itu.

Akhirnya aku memutuskan untuk melihat isi video dari kartu memori ini. Dengan perasaan gelisah namun besarnya rasa penasaran yang ada dalam otaku dengan sendirinya mengalahkan kegelisahan, perlahan ku masukan kartu memori kedalam komputer yang kunyalakan sejak tadi.

Betapa terkejutnya saat tayangan awal video ibuku sedang mengulum pen*s dari temanku, benar saja itu IBUKU

Video

Dengan awalan badan laki – laki setengah badan juga telanjang dan kepala wanita yang masih mengenakan jilbab tepat berada di depan selangkangan dan membelakangi kamera

Aldi :” aah... ini enak banget sayang “

” sluurrpp.. “ Wanita itu membalikkan kepalanya menghadap kamera lalu berkata

“ maaf ini pertama kalinya aku mengulum pen*s, huh ? k..kenapa kamu merekamnya ? “ Dan benar saja apa yang di katakan temanku itu benar – benar ibu, dan ukuran pen*snya sungguh jauh lebih besar dari perkiraaanku, itu terlihat besar juga berotot, rasanya aku tak ingin lagi melanjutkan videonya, lalu ku pause videonya, dan memikirkannya mengapa ibu mau melakukannya dengan pria yang seumuran dengan anaknya terlebih ia juga adalah teman dekatku, namun entah kenapa aku semakin penasaran dengan kelanjutan videonya, dan pada akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan isi videonya.

lalu

Aldi :” jangan khawatir soal ini lanjutin aja enak banget “

Ibu :” gimana aku ga khawatir, berenti “

Aldi :” kenapa ? bukanya aku juga udah pernah ngerekam pas kita ciuman ? lagian aku ga bakal sebar atau share videonya ke siapaun ko percaya deh sumpah “

Ibu :” duuuh kamu janji ya ? “

Aldi :” janji sayang, aku ga bakalan sebar ko janji, abisnya ini tuh momen yang sangat aku tunggu, abisnya kamu tuh cantik jadi lain kali kalo ada halangan ketemu kamu, aku bisa liat dari video ini “

Ibu :” hmm.. jangan pernah tunjukan sama siapapun ya “

Aldi :” tentu saja “

Lalu kamera berpindah dan sepertinya aldi berdiri, melihatkan tubuh ibu yang betapa tak menyangkanya aku, ibu berpakaian layaknya ABG, ibu memakai dress satin lengkap dengan hijabnya, bahkan aku sejak kecilpun tidak pernah melihat ibu memakai baju seperti itu, dengan pakaian seperti itu ibu sama sekali tidak terlihat seperti wanita seumurannya, ibu sangat cantik dan terlihat benar – benar masih muda.

Aldi :” kamu berpakaian seperti ini, itu terlihat sangat cantik “ sambil mengelus paha dari luar dress

Ibu :’’ untuk wanita seusiaku ini sangat memalukan, tolong berhenti memperlakukan aku seperti itu “ sambil menggeser tangan aldi dari pahanya, namun aldi tak menyeraah begitu saja ia masih saja terus mendaratkan tangannya di paha ibuku bahkan mngelusnya

Aldi :” sudahlah sayang, biarkan aku melihat bagian dalam dress ini, kamu terlihat sangat sexy bagiku dengan memakai pakaian seperti ini “

“ ooh ayolah sayang “ lanjutnya

Lalu perlahan ibu diam dan aldi mulai menarik dress yang ibu pakai dan berhenti tepat di depan selangkangan

Aldi :” mulus banget pahamu sayang, terimakasih telah memperlihatkannya padaku “ sambil terus mengusap paha ibuku, reaksi ibu jika dilihat seperti menikmatinya walaupun itu terasa geli mungkin, dan aldi memfokuskan kameranya ke arah paha ibuku

Ibu :” jangan di zoom kedaerah situ aku malu “

Aldi :” gapapa tenang aja, sayang banget rasanya jika takku abadikan momen momen seperti ini, lagi pula tadi kamu udah ngasih ijin untuk menyentuhmu “

Ibu :” iyaa tapi aku tak menyangka kalo mau di videokan “

Aldi :” iyaa sebentar aja ya “ lalu aldi mulai meraba paha sampai kepangkalnya dan jika boleh ku tebak ia pasti sedang mengelus dan meremas bagian va*ina ibuku dari luar celana dalamnya

Ibu :” mmm... aah.. pelan – pelan “ ibu menutup mulutnya namun masih saja tetap terdengar desahannya

“ eee... j..jangan masukan itu dasar mesum “ lanjutnya

Lalu aldi menaruh handphonenya di meja dan sudah pasti menghadap mereka, ternyata aldi tak lagi memakai celana hanya menyisakan bajunya, aldi mulai mengangkat dress yang ibu pakai sampai pangkal ketiak sehingga terpampang jelas BH ibuku dan iapun langsung membukanya, betapa besar dan kencangnya bentuk payudara ibuku

Slurrrrrp... slurrrpppp....

Aldi :” rasanya enak banget ngisepin susu mu “

Ibu :” aaaa.. ayo cepetan langsuung aja mmmm.... “

Tak hanya itu ternyata sejak tadi tangan kiri aldi tak terlihat, semakin ku perhatikan ternyata ia memainkan vagina dan tangan kananya ia pakai untuk memeras payu*ara ibuku, ibu terlihat sangat menikmatinya

Shlickk....

Shlick......

Dan tanpa sadar aku memperhatikan video dengan sangat serius dan mulai mengocok pen*sku sendiri

Aldi :” iyaa aku masukin ya “ dan ia menaiki tubuh ibu

Ibu :” yaah begitu pelan – pelan aku sudah lama tak berhubungan sex jadi tolong pelan ya “

Puuuushhh.... aaaah...

Aldi mulai memasukkan penisnya dan memompanya secara perlahan, namun tak lama ia mulai mempercepat gerakkannya dan aga sedikit kasar, pay*dara ibu tak lepas dari tangannya dan mulut yang ia lumat begitu lahapnya

Ibu :” aaah... tunggu, jangan kasar – kasar hmmm... pelan dikit “

Aldi :” gak bisaa aku gak bisa berhenti “

Ibu :” aaah.. “ tangan ibu seperti akan menarik kain yang menutupi rambutnya namun

Aldi :” biarin aja gausah di lepas, aku lebih terangsang kalo kamu ga ngelepasin jilbabnya sayang “

Tangannya memgang tangan ibu yang akan melepaskan jilbabnya, aneh apa yang temanku aldi pikirkan sebenarnya

1

Ibu :” aaah.. kamu ini ada – ada ajaa, masa ga di bukaa si aaaaaahhh... “

Aldi terus saja memompa dengan gerakkan yang sangat cepat hingga sekitar 15 menit mereka masih di posisi yang sama dan keringat mulai membasahi kedua tubuh mereka dengan begitu pay*dara ibu juga naik turun mengikuti hentakan aldi, ibu begitu sangat menggairahkan dengan kondisi badan terutama pay*daranya yang aga sedikit basah, sejak tadi tak hentinya aldi terus saja memompa va*ina ibu dengan cepat bahkan tak sedikitpun ia menurunkan kecepatannya.

Aldi :” aaah... aku mau keluar “

Ibu :” iyaa sayaaang bareng “

Aldi :” aaaaaaaahhh. “

Ibu :” aaaaaaahhh.. aku keluar “

Aldi :” aku juga sayang “

Croot.... crott.. croot...

Lalu Ibu menaikkan badannya dan kepalanya mendongkak ke atas, ibu mencapai orgasmenya begitu juga dengan aldi

Aldi :” aaaahh.... enak banget, aku ga nyangka kamu bisa sampe squirt begitu loh sayang “

Croooot..... croooot...

Aaah aku juga orgasme karna sejak tadi menonton video ibuku di setubuhi oleh temanku, begitu hinanya diriku, dan ku pause videonya lalu aku bersandar setelah mengocok pe*isku sendiri

Video end

Agh sialan dia benar – benar melakukannya dengan ibuku dan lagi mengapa aku merasa lebih terangsang melihat persetubuhan mereka ? padahal aku sering menonton video sex di website namun tak pernah terangsang begitu hebat seperti saat ini siaaal, hari sudah malam namun sejak tadi aku tidak bisa tidur, tidak seperti biasanya jika aku selalu ber onani lalu tidur lalu kuputuskan untuk membeli rokok ke warung yang ada di samping jalan dekat rumahku, ketika aku keluar kamar dan melewati kamar ibuku aku samar mendengar suara tertawa dari suara yang tak asing bagiku yaa jelas itu adalah suara wanita yang ku kenal yang tak lain adalah ibuku sendiri, ingin sekali melihat/mengintip ibu kenapa masih belum tidur dan lagipula kenapa dia tertawa ? namun aku tau jika itu pasti ia sedang menghubungi aldi pacarnya melalu handphonenya, aku tak peduli itu dan berjalan menuju luar rumah.

Ckleeek.

Ibu : lhooo abis dari mana nak ? ko tumben banget kamu keluar malem gini ? “

Aku :” aku abis beli rokok aja ko bu di depan “

Lalu aku berjalan meninggalkan ibu di ruang tengah

Ibu :” kamu ini bukannya istirahat aja “

Aku menoleh ke belakang dan melihat ibu lalu berkata

:” iyaa bu aku kebangun terus ga bisa tidur lagi “ kataku

Ibu mengenakan pakaian daster biar kutebak ia tak menggunakan pakaian dalamnya yaa jelas saja dengan payudara yang menggantung seperti itu

Aku :” aku masuk dulu bu “

Ibu :” jangan begadang, kamu besok libur tapi jangan jadi males – malesan yaa “

Aku :” iyaa bu “ sambil menutup pintu kamarku

Lalu aku menyalakan rokok yang kubeli tadi dan terus saja melamun memikirkan kenapa ibu mau saja melakukannya dengan aldi aggghhh kenapa. Ingin sekali rasanya memukul teman dekatku sendiri namun aku tak cukup punya nyali untuk melakukan hal itu, betapa sakitnya hatiku saat ini di saat seperti ini aku tak bisa melakukan apapun, setelah beberapa batang rokok ku habiskan bukannya tidur melainkan aku berjalan menuju komputer dan ingin melanjutkan isi video itu

Dan ..

Bersambung 

-------

-------

Ibu dan temanku

Part 2


Kuputar kembali video yang tadi sempat ku pause

Adegan berlanjut di ruangan karaoke yang cukup luas dan suara musik yang sayup kudengar , keduanya saling berpelukan, kepala dari temanku aldi berada tepat di belahan dada, dan ibu mengelus – ngelus kepala aldi

Ibu :” kamu masih muda tapi staminanya lumayan juga, apa kamu sering berhubungan sex ? “

Aldi :” ngga juga ko, tapi emang udah pernah sama mantan – mantanku sebelumnya “

Lalu aldi bangun dan menatap mata ibu dan sepertinya ia ingin mengangkat tubuh ibu

Ibu :” uuuuhh ? ap..apa kamu ngaceng lagi ? ko bisa si padahal baru aja tadi keluar ? aldi ahhh.. pelan – pelan “

Benar saja dugaanku ia mengangkat ibuku dan sekarang mereka berdua dalam posisi WOT ( Woman On Top )

Slap slap slapp

Ibu :” k..kenapa kamu bisa kuat kaya gini si ? aah..hmmmm.. pelan – pelan vaginaku masih kering aaaaah....”

Aldi tak mempedulikan apa yang ibu katakan ia masih saja memompa dengan cepat dari bawah, dari sini kamera menunjukan bagian punggung ibuku terlihat sangat montok bagian bokongnya begitu terisi serta basah

Ibu :” aaah.... hmmm.... sluuuurrrpp....enak bwangetttt, terwwuusss aaaaahh.... “ begitu liarnya ibu melumat mulut aldi dan ibu mulai mengikuti gerakan aldi sehingga mempercepat hujaman dari penisnya aldi kedalam vaginanya

aku keluarrrrrr...... aaaaaah...... Lolongan panjang dari ibu dan kepala mendongkak ke atas begitu juga ia yang setengah berdiri mencabut penis dari dalam dirinya lalu di lanjutkan dengan badannya yang seperti kejang dan mata terbelalak ke atas, yah ia mendapatkan lagi orgasmesnya yang ke 2x, namun aldi masih saja duduk dan mengocok penisnya yang besar dan berotot itu

Ibu :”aaaah.... aaahhhhh..... ahhhhh.... enaaak “

Aldi :” haaahhhh kamu hebat juga ya sayang “ sambil menyenderkan kepala ibuku ke samping dirinya dan sepertinya ia ingin ibuku melakukan blowjob

Ibu :” k...kamu belum keluar ? dan ini juga kenapa masih keras sih ? “

Aldi :” aku masih belum puas sayang, buka mulutnya “ ia memegang kepala ibuku dan mengarahkannya ke penisnya

Ibu :” iiih jijik ah masa bekas begituan aku di suruh lagi ngulum, ngga ah jorok tau “

Aldi :” ooh ayolah, coba aja ga bakal apa – apa ko cobain aja “

Ibu :” aku belum pernah ngerasain kaya gini entah kenapa rasanya enak banget, apa karna aku sudah lama ga ngelakuinnya ya ? “

Aldi :” ya bisa jadi, tapi aku bakal ngasih yang terbaik buat kamu “

Upppp ibu mulai melahap kepala penis dan menjilati bagian batang dan juga zakarnya, aldi menggelinjang kegelian atas rangsangan yang ibu berikan, ibu pun menyadarinya bahwa aldi menikmati lumatan yang ia berikan dengan itu ibu tersenyum kecil dan terlihat seperti lebih semangat

Sluurrpp.. plaak... plaaak... ia menamparkan penisnya ke tangan sebelah kirinya

Ibu :” bener – bener keras oooh ya ampun kamu ini dasar “

Aldi :” enaaak banget lanjut dong aaaahh.... “

Happpp... klookkk... klokkkk.... klokkkk.....puahhh

Ibu :” lama – lama asin aah udah deh aku masukin ya “ ibu ingin berdiri dan aldi mencegahnya uuntuk tetap dalam posisi menyamping menghadap kamera sangat begitu jelas bentuk tubuh ibuku dari sini, lalu ia ( aldi ) menempatkan posisinya di belakang tubuh ibu dan mengangkat sebelah kakinya

Ibu :” iiih kamu ini ada ada aja “

Aldi :” pegang kakinya biar terus ke atas sayang “

Ibu pun menurutinya aldi meludah di tangannya dan melumuri batang penisnya dengan perlahan ia arahkan tepat ke vagina ibuku

Slleeppp..

Aldi :” basah banget di dalem sini yangg ahhhhh..... rasanya kamu lebih pantes umur 24 deh kalo begini “

Ibu :” aaahhh pelan dulu masih ngilu tadi, kamu ini mana ada aku lebih pantes umur segitu aku ini sudah tua looh “

Aldi :” yaelah seriusan, ni buktinya masih cantik sexy lagi “

Ibu terlihat tersipu malu mendengar perkataannya

Ibu :” ser aaaaahhhh.... lebih cepet aaahhhhh... enakkkkk..... “

Aldi :” aaaaah.... kamu ini bener – bener bikin aku sange sayaang aaaaah... “

Plooook..... plooookkk......ploookkk......

Ibu :” awwww.. pelan – pelan dong ngeremesnya, sakit tau “ sambil memegang tangan aldi yang sejak tadi meremas dadanya yang sangat kencang

Aldi :” maaaf aaaahhhh.... gemesh aku lagian udah gede kenceng lagi aaahhhhh.... “

Cukup lama mereka berada di posisi seperti itu lalu Aldi agak memperlambat gerakkannya dan perlahan melepas penisnya lalu menyuruh ibuku untuk membuka semua pakaiannya terkecuali kain yang menutupi rambutnya, jelas ibu menurutinya dan ibu mulai berdiri lalu melepaskan dreess yang sejak tadi ia gulung di atas dadanya

Ibu :” lepas aja yaa gerah banget “

Aldi :” jangan lebih cantik dan sexy begitu “

Ibu :” kamu ini dari tadi ga berenti berenti muji aku terus, malu tau lagian kamu aga berlebihan juga si “

Aldi :” aku serius ko beneran “

Ibu :” aduuuh mau apa kamu aaa sluuuurpp hmmm... puaahh... haahhh.. engap tau “ ternyata aldi langsung menidurkan ibu dan tanpa basa – basi ia langsung membalikan tubuhnya seperti posisi 69 seakan tak ingin melewatkan momennya bersama ibu iapun langsung melahap dan menjilati vagina ibu

Sluurpppp.... slurrpppp....

Aldi :” kamu sangat basah di bawah sini “

Ibu :” aaahh... terwwwus emmnwwwaaaak “ teriak ibu sambil terus melakukan blowjob

Sleeppp......

“aaaaaaaaaahhhh kamu masukin apa itu ? enaak aaahhh...... jangan bilang itu lidah kamu “ lanjut ibu

Aldi :” nikmatin aja, gausah banyaak tanyaa sluurrpppp... “ tanpa rasa jijik sedikitpun aldi terus saja memasukan lidahnya dan sesekali ia menelan cairan orgasme ibuku

Ibu :” jangan terus ngejilat kaya gituuu aku maluuu aahhh.... “

Aldi :” berdiri “ plakkk.. sambil menampar bokong ibuku lalu ia membalikan badan ibuku dan ia taruh kedua tangan ibu untuk bersandar di meja rupanya ia ingin memasukan penisnya lagi namun kali ini ia ingin lagi wanitanya itu membelakanginya dengan bokong yang menungging ( doggystyle )

Ibu :” oooh.... aldi cepaaat.... oohhh.... “

Sleepppp.... setelah ia memasukannya ia berhenti sejenak dan menyandarkan badannya kedepan menyandarkan ke tubuh ibu juga tangannya mulai meremas payudara

Aldi :” udah lama aku pengen ngeremes ini “

Ibu :” remes semau kamu, gerakan penisnya cepeetan hmmmm...” sambil menggigit bagian bawah bibirnyaa

Aldi :” aku yakin semua orang yang melihat kamu berpakaian sexy pasti pengen tidur denganmu “

Buuukkk suara yang aga terdengar nyaring dari mereka yang menjatuhkan badannya kebelakang dan tepat mengarah ke sofa

Ibu :” b...beneran ? “

Aldi :” pasti badan bagus kaya gini siapa yang mau nolak “

Ibu :” oooooh..... rasanya itu bikin aku lebih terangsang aaaaahh... “

Shlupp..... Shlupp.... Shlupp....

Aldi :” gimana ? apa kamu masih ngerasa aneh pacaran sama temen dari anak kamu ? ”

Ibu :” ngga aahh.... udah genjot aja yang kenceng hmmmmmm “ sambil menggigit bibir bagian bawahnya dan terikan yang tiada henti

Aldi :” iyaa tenaaaaang, apa kamu bahagia ? “

Ibu :” iyaa.. lumayan “

Aldi :” sukurlah, kalo begini apa kamu lebih bahagia ? “ dengan mempercepat genjotannya terhadap ibuku

“ aaaaaahhhhhhh.... aku keluar “ bagaikan tersengat listrik, badan ibu gemetar dengan hebat dan terbaring di samping tubuh temanku

“ haaaah... hah..hah.. diem dulu, masih linu “ lanjut ibuku sambil meraih tangannya ke arah penis aldi karna ia ( aldi ) akan memasukannya lagi ke dalam vagina ibu

Ibu :” aku istirahat sebentar, lemes lagian kamu kenapa kut banget si ? “

Aldi :” haaah.. iyaa maaf yaudah gapapa “

Mereka berdua bersandar di sofa juga saling memandang namun tak lama aldi berdiri mengambil celana dan baju yang berserakan

Ibu :” loh ko ? kenapa ? “

Aldi :” ga bagus lama – lama berhubungan di tempat kaya gini, lanjut nanti aja, lagian aku pengen ngajak makan juga laper soalnya hehe “

Ibu :” oiyaaa aku hampir lupa kalo ini tempat karaoke “

Mereka sekarang sibuk memakai baju masing – masing mereka pun tak lupa membersihkan bekas cairan orgasme yang berceceran di sofa juga meja dan video selesai.

Namun setelah video selesai kutemukan lagi file video yang lain setelah menemukannya kupikir ada lagi file video yang lain, maka ku cek semua isi kartu memorinya ternyata memang ada 2 file saja dalam kartu memori ini

File ke 2

Awal video ternyata mereka berada di dalam mobil, jika ku perhatikan mobil yang sedang mereka naiki adalah mobil yang berbeda dengan yang sering aldi pakai untuk pergi atau pulang kuliah, mereka terlihat sangat serasi, tak ada perlakuan yang aneh selama di perjalanan

Ibu :” kamu ngerekam lagi ya ? jangan bilang kamu mau aneh – aneh lagi “

Aldi :” ohaha ngga dong, udah aku bilang kan tadi pas di karaoke, ini adalah momen aku bersama kamu, jadi mana mungkin aku melewatkannya dan tidak merekam “ sambil ia pegang tangan ibuku

Ibu :” serius ? kamu beneran Cuma ngerekam aja kan ? “ dengan sedikit cemas ibu bertanya kepada aldi sepertinya ibu hanya ingin memastikan

Aldi :” ya ampun seriusan ko, percaya deh aku cuma pengen mengabadikan momen aja “

Lalu keadaan hening sejenak dan sepertinya aldi membelokan kendaraannya ke suatu tempat

Ibu :” loh beneran laper ternyata “

Aldi :” ahaha iyaaa nih kamu mau makan disini apa di bawa pulang aja sekalian buat gilang ? “

Ibu :” ngga usah nanti aja aku bisa masak sendiri “

Aldi :” ooh ayolah jangan nolak tawaran aku “

Ibu :” serius ? “

Aldi :” mau makan disini apa di bawa pulang ? “

Ibu :” gimana kalo makan di rumah aku aja ? biar aku ganti baju dulu, lengket rasanya “

Aldi :” boleh kalo gitu “

Aldi dan ibu ternyata berhenti di tempat makan yang cukup terkenal yaitu MCD, mereka memesan makanan dan setelah pesanan mereka sudah siap, aldi dan ibu dengan segera pergi meninggalkan tempat tersebut dan yang membuat aku geli aldi menyuruh ibuku untuk menyuapinya

Aldi :” suapin burgernya dong sayang boleh ? “

Ibu :” ngga nanti aja dirumah ? “

Aldi :” aku udah ga tahan, lagian aku lagi nyetir “

Ibu :” yaudah yaudah ni aku suapin, selain mesum kamu juga manja ya hihi “

Aldi hanya tertawa mendengar perkataan ibu, lalu sekian lama mereka di perjalanan setelah kulihat dari kaca mobil sepertinya jalan yang mereka lalui terasa tak asing bagiku

Ibu :” loh ko ? kita mau kemana ? “

Aldi :” hehe kerumah aku dulu deh ya sebentar aja “

Ibu :” e..ngapain ? ngga ah aku malu apalagi di rumah ada keluarga kamu, ngga aku ngga mau “

Aldi :” ngga ada siapa – siapa ko beneran, lagian aku mau di temenin makan sama kamu “

Ibu :” ah yang bener aja ngga ngga mau “

Aldi :” sebentar aja beneran sebentar aku janji “

Ibu :” kamu ini pasti aja selalu maksa dan harus di turutin “

Aldi :” ya pasti dong soalnya siapa yang gamau makan di temenin wanita cantik kaya kamu “

Ibu :” gombal “

Lalu tak lama mereka sudah sampai di depan rumah aldi, ia keluar dari mobil untuk membuka gerbang rumahnya, dan tak lama ia kembali dan memarkirkan mobilnya, benar saja yang aldi katakan ia ingin membawa ibuku ke rumahnya

Aldi :” silahkan keluar wanitaku “ sambil membukakan pintu mobil untuk ibu keluar

Ibu :” hihi kamu ini, makasih ya “

Aldi :” sama – sama “

Lalu mereka berdua masuk ke rumah, dan aldi memberi tahu dapur dan ruangan yang lain dengan kamera yang masih menyala ia selalu arahkan kepada ibu, dan ibu menaruh makanannya di meja lalu berjalan menuju toilet, tak lama ibu keluar dengan sudah membuka hijabnya

Aldi :” kenapa di buka ? “

Ibu :” aku gerah, lagian di rumah kamu beneran ga ada siapa – siapa hihi jadi aku ngerasa bebas deh, gapapa kan ? “

Aldi :” jelas gapapa dong, kamu lebih cantik sedikit berleringat “

Ibu :” ett mending kita makan dulu ya, kamu ni orangnya kan mesum nanti bukan makan deh jadinya “

Aldi :” apa dong kalo bukan makan “

Ibu :” udah ayo makan “

Mereka berdua makan di meja makan dekat kolam renang, sungguh mesranya mereka berdua layaknya pasangan muda, kamera di letakan di sudut ruangan sehingga obrolan yang mereka lakukan di tempat meja makan tak sedikitpun ku dengar namun setelah mereka menghabiskan makanannya aldi menggendong ibuku dan menceburkannya di kolam renang tanpa melepaskan pakaiannya masing – masing dan kulihat senyuman bahagia dari ibuku yang lama tak pernah kulihat lagi, betapa bahagianya mereka tertawa sambil bermain air namun itu tak berlangsung lama karna mereka mulai saling melumat bibir dengan begitu liarnya mereka berpelukan dengan sangat erat tak lupa juga dengan tangan aldi yang sejak tadi meremas bagian payudara ibuku, seakan tak ikhlas bila ia melewatkan untuk tak menentuhnya, di mulai dari ibu melepaskan baju yang aldi kenakan begitu juga dengan aldi yang membantu melepaskan pakaian ibu cukup lama mereka bercumbu di kolam renang dan tak lama mereka berdua naik ke dasar lantai yang membuat mataku terbelalak melihat bentuk tubuh ibuku apalagi dengan keadaan yang sekarang setelah berendam di air, tak lama aldi pun mengambil kameranya dan menarik tangan ibuku ke dalam

Aldi :” ahhhh.... hisap penisku sayang “

Ibu :” oh kenapa disini ? ke kamar aja “

Aldi :” jongkok, lagian udah aku bilang disini tuh ga ada siapa – siapa “

Ibu :” aduh pelan – pelan “

Tak menunggu di perintah lagi ibu seakan mengerti apa yang di inginkan oleh aldi dan mulai menjilati batang pe*is sampai ke kantung zakarnya

Sluurrrppp...... Sluurrrppp...... Sluurrrppp......

Aldi :” oohhh.... ya terus begitu sayang, terasa sangat nikmat “

Ibu tak sedikitpun mengiraukannya dan terus saja ia menjilati

“ oohh ya terus sayang ooh... kamu keliatan nakal di atas sini “ lanjutnya

Entah kenapa perkataan aldi tadi malah membuat ibu begitu nafsu untuk melakukan kegiatan yang memalukan itu, terlebih mata ibu sekarang selalu melihat ke atas sambil terus memanjakkan penis temanku

Happp.. Sluurrrppp.....glocckkk..... glocckkk..... glocckkk.....

Aldi :“ ooohh... kamu nakal banget ooohhhhh.... terus “ lalu aldi merapihkan rambut ibuku dan mulai mengenggamnya dan yang tak kusangka ia membenamkan wajah ibuku ke selangkangannya dan membuat ibu seperti tersedak matanya merah dan ibuku memukul – mukul paha aldi

Puaahhhh....ukhukkkk ukhukkkk ukhukkkk

Ibu :” apaan si kamu ni ? engap tau digituin apalagi sampe mentok ke tenggorokan “

Aldi :” hehe maaf ya abisnya aku gregetan sama kamu “

Ibu :” eeeghhhhh.... mau kemana lagi ? “

Aldi mengangkat ibu ke arah belakang rumah dekat kolam renang dan ia rebahkan di lantai, lagi – lagi ia merekamnya, dan mulai mengangkat kaki ibu ke atas dan ia endus – endus selangkangan ibuku lalu menjilatinya dengan perlahan dari paha hingga pangkalnya dan bersarang di gundukan bulu sedikit aga lebat

Ibu :” ooohhh..... geli “

Aldi :” apa kamu suka ? “

Ibu :” suka tapi maluu oohhhhh... kamu apain itu aaahhhhhhh... “

Aldi :” slurrrrpppp..... bagian sini bakal enak kalo aku isep “

Aldi menghisap sambil sedikiti menarik bagian klitorisnya

“ enak ? apa sebelumnya udah pernah ? “ lanjutnya sambil melanjutkan kegiatan itu

Ibu :” belum ooohhh... rasanya enak banget sayang “

Ia ( ibu ) ia raih rambut aldi dan menjambaknya dengan keras

Aaahhhhhh.... aku keluarrrrr.... cerrrrrrrrrrr

Cairan orgasmenya menyembur dengan sangat kencang dan mengenai tepat di wajah aldi, tak kusangka aldi menjilati bahkan seperti meminum cairan orgasme yang membanjiri wajahnya

Sluurrpppppp....... ahhhhhh...

Lalu aldi berdiri dan memposisikan pe*isnya ke arah va*ina ibuku bleessssss masuk dengan begitu mudahnya dan perlahan ia memaju mundurkan/genjot dengan perlahan dambil menyandarkan dadanya di atas badan ibuku dan melumat bibir ibuku dengan sangat liar

Ibu :” hmmmmmmm..... t..tunggu sebentar aahhhhh...... “

Slapppp...... Slapppp...... Slapppp...... Slapppp......

Setelah melumat bibir ibu ia ( aldi ) meraih ke2 payu*ara ibuku sambil menggenjotnya dengan sangat kasar juga cepat terlihat ibu sangat menikmatinya dan teriak tak karuan

“ aaaahhhh...... lebih cepet sayang cepet.... oooohhhhh.... kamu kuat banget “ kata ibuku dan ia membelai dada aldi dengan sesekali menjambak rambut aldi

Aldi :” enak sayang ? “

Ibu :” enak banget yaaaaahhhhh..... terus begitu ahhhh..... “

Ibu :” aku keluarr.... aku keluarrrr.......... “ lalu tak lama ibu mendorong tubuh aldi sehingga terlepasnya penis aldi dan ibu mendapatkan orgasme untuk kesekian kali dan kali ini aldi membangunkan ibu dan ia tuntun ke arah kursi

Aldi :” naik kesini sayang “ sambil menepuk – nepuk pahanya sendiri mungkin agar ibu tau apa yang ia inginkan

Ibupun menurutinya dan ia duduk di pangkuan aldi, ia ludahi bagian vaginanya dan ia masukan pe*is aldi

Ibu :” oooohhh.... diem dulu sebentar, masih ngilu hahhhhhhhh...... kamu ini masih belum puas ya ? “ lalu mereka saling melumat hingga cairan ludahnya membasahi dagu masing – masing

Aldi :” yaaa begitu biarkan dirimu menikmatinya, jangan pernah menahannya ngerti ? “

Ibu :” eeuuughhhhhh....... iyaa sayangku “ lalu ibu mulai menggerakan bokongnya dengan naik turun perlahan

Aldi :” aku kira tadinya kamu bakal marah “

Ibu :” ngga ko, aku seneng kamu masih memandangku sebagai wanita tanpa peduli umur dan siapa aku “

Aldi :” ooohhh.... lebih kencang sayang, lepaskan semua yang sudah kamu tahan sebelumnya “

Aahhhhhhhh........plooookkkk....... plooookkkk....... plooookkkk....... plooookkkk.......

Aldi :” yaa terus begitu sayang “ ia raih rambut ibuku dan menariknya sehingga membuat kepala ibu mendongkak ke atas lalu ia genjot dari bawah dengan ritme yang begitu kencang

Ibu :” ooohhh sakit... jangan kenceng – kenceng ooohhhh..... “

Aldi :” kamu wanita nakal rasain ini oohhhhh..... “

Ibu :”yaa aku wanitamu yang nakal ohhhhh..... terus lebih cepet sayang aahhhhh..... “

Aldi :” yaaa teruslah memohon seperti itu “

Adegan terus berlanjut dengan seperti itu

Creeettt..... Creeettt..... Creeettt..... Creeettt.....

Aahhhh.... ke2 kalinya aku keluar karna melihat persetubuhan mereka, aku tau ini tak wajar tapi entah kenapa aku merasa sangat terangsang melihat ibuku sendiri bersetubuh dengan temanku sendiri, video masih terus berlanjut

Aldi :” ooh kamu suka ngentot sayang ? “ tanya aldi

Ibu :” lumayann ohhhhhh........ “ jawabnya sambil teriak

Lalu ia lepaskan tangannya dari rambut ibu kudan menekan bahunya ke bawah membuat gerakan mereka berdua terhenti

Ibu :” ahhh.. kenapa ? cepetan aku mau keluar lagi “ ibu merasa aneh dengan yang aldi lakukan

Aldi :” bukan itu jawaban yang aku pengen sayang, kamu harus jujur atas tubuhmu yang merasakan kenikmatan ini “

Ibu :” cepat gerakin lagi plissss “ ibu mengemis agar ia melepaskan tangannya dari bahu agar ibu bisa bergerak dengan leluasa seperti tadi

Aldi :” apa kamu suka ngentot sayang “

Ibu :” yaaa aku sangat suka jadi tolong lepasin tangannya dan mulai genjot aku lagi toloooong “

Aldi :” naahhhh kalo begitu terima ini “

Sploookkk......... Sploookkk......... Sploookkk......... Sploookkk.........

Ibu :” ya begitu aku suka sayang ahhhhhh. udah lama aku ga berhubungan sex kaya gini oohhhh..... genjot aku sayang, terusss.....terussssssss yang cepet ahhhhhhhhh...... aku keluar..... “ ibu ingin berdiri untuk melepaskan penis aldi tetapi aldi seperti menahannya dan ia terus saja melanjutkan genjotannya yang sangat cepat

Aldi :” oohhhhhhhh....... aku jugaaa sayangaku keluarrr...... oohhhhh..... “ mereka saling melumat dan tak lama ibu memeluknya dan tak lama terbangun

Cupppp....slruuuppppp......

Ibu :” kamu nakal banget si “ sambil mencubit hidung aldi lalu mereka berdiri dan berjalan kedalam rumah, aldi masih saja mengarahkan kameranya ke tubuh ibuku dari belakang ia zoom ke pangkal paha ibuku ternyata cairan orgasme dan air maninya berceceran di paha ibuku

”Aduhhhhh... kamu mau lagi ? nafsu banget si anak muda ini padahal aku udah tua looh hihi “ kata ibuku sambil tersenyum genit, aldi mendorongnya ke sofa dan merebahkan tubuh ibuku

Aldi :” angkat ke atas kakinya “

Ia zoom kamera ke arah vagina ibu begitu basah dan sedikit berbusah di atas permukaan vagina

Aldi :” kamu keluar banyak hari ini, ucapkan sesuatu ke kamera sayang “

Ibu :” ada – ada aja, haahhhh......haaahhh....untuk kesekian kalinya kita ngentot hari ini juga membiarkan keluar di dalam diriku “ dan melambaikan tangannya ke arah kamera

Lalu aldi berjalan ke arah dapur dan mengambil minuman dengan kemasan yang bukan ia pesan sebelumnya, itu seperti sudah ia persiapkan untuk ibuku dan benar saja dugaanku itu bukan untuk ia minum sendiri melainkan akan ia beri kepada ibu

Aldi :” kamu pasti capek, minum ini “ sambil ia berikan kepada ibuku dan ia membantu ibu untuk duduk

Ibu :” terima kasih, maaf ya jadi bikin repot “

Aldi :” ooengga sama sekali ko santai aja “

Ibu :” ii....ini apa ? ko pait si ? “

Aldi :” itu minuman khusus buat kamu, biar badan fresh “

Ekspresi wajah ibu terlihat sangat tidak menyukai rasa dari minuman yang aldi berikan tadi, setelah meminumnya mereka mengobrol dan tiba – tiba ibu berkeringat dan seperti merasa gelisah

Aldi : malam ini akan selalu ku kenang sayang, apa kamu mau ngentot lagi ? kalo mau bangunin ini sama mulut kamu, aku butuh rangsangan “

Tanpa basa – basi ibu langsung memasukan pe*isnya kedalam mulut

Happp..... sluurrrpppp

“ hebat kamu mulai terbiasa dengan blowjob “ kata aldi

“ sepertinya pacarku menginginkannya lagi dan mungkin beberapa ronde, lihat dia begitu lahapnya menghisap kontolku seakan – akan memohon untuk menngenjotnya lagi “ lanjutnya berbicara kearah kamera.

Ibu sama sekali tidak berhenti menghisap serta menjilati batang juga kantung zakarnya “ sialan dia seperti ingin membuat ibuku ketagihan akan berhubungan sex “ dalam hatiku.

“ agghhhhhhh aldi “ teriak ibu

Blesssss...... shluuuppppp......... shluuuppppp......... shluuuppppp.........

Aldi bangkit dan mengangangkat kedua kaki ibu sampai dengan ke hadapan kepala ibu, juga memasukan penisnya dengan cepat

“ oohhhhhh...... sayaaanggg.....” racau ibuku

Aldi :” terima ini juga ini sayang, ga ada yang lebih enak dari pada pe*isku “

shluuuppppp......... shluuuppppp......... shluuuppppp.........

ibu :” aaaahhhhh... kasar banget, kamu hebat oooohhhhhh....... sayang “ teriakan ibu semakin kencang mengikuti genjotan aldi yang semakin cepat

Aldi melepaskan kedua kaki ibu dan ia arahkan tangannya ke pinggul juga mengangkatnya dan terus menggenjot dengan brutal

Ibu :” iyaaaahhhh..... aku suka iniiii sayangg cepaat ooohhhhh..... “

Aldi :” jadi kamu suka di kasarin kaya gini sayang hmmmmmmmmm “

Ibu :” iyaaaaa..... aku sukaaaa... aku suka ngentot yang kasar kaya gini oooooohh....... “ teriakan ibu terasa semakin kencang dan mulai tak terkendali

Aldi menghentakkannya dalam – dalam lalu ia keluarkan pen*snya dan menggendong ibuku, dan aku kira ia hanya ingin mengganti posisi namun aku terkejut melihat aldi menggendong ibu sambil menggenjo*nya, kuat sekali dia

Aldi :” gimana kalo gini sayang ? enak haaaah ? “

Ibu :” iyaaaa....iyaaaaa..... enak terus “ sambil tangannya merangkul leher aldi

“ iyaaaaa..... aku sukaaa ngentot yang seperti ini oohhh....kamu hebat sayang “ lanjut ibuku

Smooohhhh...slurrppppp....... mereka bergulat lidah hingga cairan mulut mereka berdua membasahi dagu serta dada ibuku, liar sekali persetubu*an mereka, hanya dengan menontonnya saja membuatku begitu sangat terangsang

Creeettttt......... Creeettttt......... Creeettttt.........

Aku keluar ke 3xnya karna menonton persetebuhan mereka, hanya beronani saja membuat badanku terasa lemas, takku pedulikan cairan sperma yang berceceran di lantai kamarku, aku hanya fokus melihat persetubuhan mereka

“ kamu bener bener mesum aldi, aku sukaaaaaa.. ahhhhh.... terus seperti ituuu.....hmmmm..... “ racau ibuku yang masih tetap dalam posisi di gendong oleh aldi

Aldi :” aku udah lama pengen ngentot denganmu seperti ini, jadi mulai sekarang aku boleh ngentot denganmu semauku hahhhhhh.....hahhhhhh..... “

Ibu :” boleehh silahkan semaumu oohhhhhhhh.......cepet “

Ia ( aldi ) melepaskan badan ibu, lalu membalikan tubuh ibu dan iaa tampar bokong ibu PLAAAKK........ PLAAAKK........ PLAAAKK........

“ awwww sakit “ teriak ibu

Lalu aldi melumuri bokong ibu dengan cara meludahinya dan mulai memasukan pe*isnya dari belakang sambil menarik kedua tangan ibu

Aldi :” kalo begitu kamu harus dateng setiap kali aku pengen ngentot “

shluuuppppp......... shluuuppppp......... shluuuppppp.........

dengan kasarnya ia menggenjot tubuh ibuku, terlihat sangat deras sekali keringat yang membasahi badan mereka berdua, aldi melepaskan penisnya dengan secara tiba – tiba, dan ia duduk di sofa

seraya berkata

Aldi :” hey wanita yang mau jadi tempat pembuangan peju naik kesini dan belakangi aku hahaha “

Ibu :” baik hmmmmmm.......ahhhhh...... “

Blessssss.......Sloooopp......... Sloooopp......... Sloooopp.........

Ibu dengan cepat menuruti permintaanya dan menggerakan dengan cepat badannnya naik turun di atas badan temanku ini

Aldi :” hey tempat pembuangan pejuuku yang jalang “

Ughhhh.......ohhhhhh......

“ apa kamu suka kontol ? “ lanjutnya bertanya

“ ooooohhhhh........ iyaaaa aku suka penismu “ jawab ibu sambil teriak tak karuan

PLAAAKK........ PLAAAKK........ PLAAAKK........ aldi menampar pantat ibu dengan sangat kencang lalu menjambaknya dengan sangat kuat hingga kepala ibu mendonkak ke atas

Aldi :” bukan begitu jawabannya “

Ibu :” ooghhhhh..... enakkkkkkk....sayang iyaaaa.... aku suka kontolmu aku suka kontol, masukan lebih dalam lagi “

Aldi melepaskan tangannya dari rambut ibuku lalu mengganti posisinya dengan bergaya doggystyle dengan kepala ibuku terbenam di sofa dan aldi menggenjotnya dengan sangat brutal

Sloooopp......... Sloooopp......... Sloooopp.........

“ kata – katamu adalah perintah bagikuuu ooohhh.....iyaaaa sangat dalam oohhhhh.....iyaaaaaa.....seperti ituuu ooohhhh...... “ lanjut ibu

Aldi :” kamu mau masukin kontollku kemana hahh.. PLAKKK....... “ sambil menampar bokong ibu

Ibu :” ke memekku aku pengen kontolmu di dalam memekku aaahhhhhh..... “

Seperti tak merasakan lelah sedikitpun aldi malah menambah lebih cepat genjotannya dan sesekali ia menghentakkan juga sambil menekan bokong ibu juga menamparnya, dari posisi seperti ini aku melihat jika bokong ibu terlihat merah bahkan bisa di bilang memar karna selain di tampar sejak tadi aldi meremasnya dengan sangat kencang

Ibu : ooohhhh.... memekku iyaaaaahhhhh..... memekku enak rasanya, aku ingin kontolmu masuk lebih dalam di memekku!!! “

Sloooopp......... Sloooopp......... Sloooopp.........

Ahhhhhhhh.........

Aldi :” apa kamu mau keluar hahh.... ? apa kontolku terasa enak sampe kamu mau keluar hahhh..... PLAKKK...... ? ahhhhhhhh “ sekarang aldi turun dari sofa

“ masukkin sendiri kalo emang kamu mau keluar cepatt PLAAKKKK...... “ lanjutnya

Dan ibu seperti kerasukan iapun ( ibu ) langsung memasukkan dan menggerakkan pinggulnya dengan sangat cepat

Ibu :” oohhhh.......tolong genjot aku mohoooonnn ahhhhh...... “ sambil terus menggerakkan pinggulnya, akhirnya aldi menuruti keinginannya

Sloooopp......... Sloooopp......... Sloooopp.........

Aldi :” dasar jalang ohhhhhhh...... aku mau keluar “

Ibu :” iyaahhh!!!! Iyaaaahhhh..... aku suka aku jalang.... aku juga mau keluarrr “

Aaahhhhhh......... teriak mereka berdua dengan begitu kerasnya kesekian kalinya ibu keluar dan badannya yang bergetar dengan begitu dahsyat

Ibu :” hmmm.... aku suka kontolmu hahhhhhh.....hahhhh..... “

“ hahhh... kita sudah melakukannya sampai tak terhitung berapa ronde yang aku lakukan dengan pacarku mantap “ kata aldi berbicara menghadap kamera dan menunjukan sperma di dalam vagina ibuku

“ dan sekarang bagian penutupan sayang katakan sesuatu ke kamera “ lanjutnya dan mengarahkan kamera ke wajah ibuku yang basah oleh keringatnya

Ibu :“ aku sarah pacar aldi dan aku suka kontol besar mudanya, aku rela berbuat apapun demi bisa di entot kontolnya “

“ bagus, pis ke kamera sarahku yang nakal “ jawab aldi

Dan mereka berdua berpose dengan kedua tangannya melipatkan 3 jari sabil tersenyum lebar

Video end

-------

-------
Part 3



Setelah video habis baru kusadari rupanya waktu hampir pagi, rasanya melelahkan menonton video persetubuhan mereka dengan reaksi yang aneh, jelas sekali aku marah apalagi cemburu namun di lain sisi aku menikmatinya, sejak awal menonton isi video mereka tak hentinya tanganku mengocok penisku sendiri.

Hari mulai cerah menandakan matahari sudah terbit, baru saja berbaring di kasur Tookkk...tokk...tok.....

Cklekkk.

Seseorang membuka pintu kamarku yah tak lain ia adalah ibu

Ibu :” lhooo anak ibu udah bangun ya ? ko tumben ? cepet turun sana ibu udah siapin sarapan buat kamu “ sambil berjalan ke arah jendela dan membuka kain yang menutup jendela kamarku

Aku :” iya sebentar bu aku baru selesai main game “ sambil mengusap mata dengan kedua tangan

Ibu :” ya ampun kamu ini, mentang – mentang hari libur, yaudah sarapan dulu sana abis itu baru tidur

Takku jawab namun aku bangun dan turun menuju arah dapur, sesampainya di dapur aku tak langsung mengambil makanan yang sudah ibu siapkan.

“ Hei malah tidur di meja makan, ayo ambil piringnya makan dulu, kamu ini lagian maen game ga kenal waktu, kaya anak kecil aja “ ujar ibu dengan nada yang aga sedikit meninggi

Aku :” eh ibu kaget tau, ya lagian juga sekarang hari libur, jenuh juga sama tugas di kampus bu “ jawabku

Aku dan ibu mengambil piring dan sarapan bersama dengan duduk saling berhadapan, sambil menyantap makanan, ku lihat raut muka ibu lebih terlihat ceria di bandingkan dengan hari – hari kemarin sebelum ia dekat dengan temanku Aldi.

Aku :” Hei bu tolong jawab “

Ibu :” Hmmm ? “ jawab ibuku dengan mulut yang masih mengunyah makanan

Aku :” apa hubungan ibu sama aldi benar – benar lancar ? “

Ibu :” kenapa ko tiba – tiba nanya itu ? hubunganku baik – baik aja emang kenapa ? “

Aku :” begitu ya ? Cuma penasaran aja sih, biasanya orang pacaran ngelakuin ciuman dan yaa begitulah “

Ibu :” Mmmm wajar juga bukan ? lagian kalo ciuman semua orang yang berpacaran juga ngelakuin itu kan ? “ ibu juga memalingkan wajahnya ke arah samping dengan ekspresi malu

“ yah kami Cuma ngelakuin ciuman doang ko ga lebih, diakan temen deket kamu mana mungkin ibu mau ngelakuin yang lebih dari itu, lagian juga ibu nganggapnya dia tuh anak ibu “

Aku :” tapi kalo ibu nanya begitu jawaban aku juga kayanya sama persis sama apa yang ibu jawab tadi, tapi ya syukurlah kalo emang begitu “

Ibu :’’ hubungan kami masih wajar – wajar aja, bener – bener murni, bisa dibilang cinta yang murni seperti hubungan anak dan ibu “ sambil melahap timun, namun entah kenapa melihatnya pikiranku seperti ibu melahap pe**s dari aldi teman dekatku

Setelah makan selesai aku langsung beranjak pergi dari dapur dan membersihkan sisa – sisa bekas piring dan gelas yang kupakai tadi, sambil berjalan ke arah kamar aku berpikir karena ibu adalah pacar dari temanku aldi aku jadi tahu semua tentang sex yang dia lakukan namun jelas ibu tak tahu jika aku mengetahui semuanya tentangnya dan aldi teman dekatku.

Keesokan hari 16:40 Wib

Hari ini cukup begitu melelahkan sekaligus merasa kecewa terhadap ibuku sendiri atas hubungannya dengan temanku.

Aku :” aku pulang “ sambil melepaskan sepatu dengan tubuh membelakangi ibu yang menyambutku dengan senyum yang ramah itu

Ibu :” selamat datang nak, kamu pulang lebih lambat lagi ? pasti cape, ibu buatkan minuman yah tunggu sebentar di meja makan “ lalu pergi meninggalkanku yang berada di pintu depan rumah, ketika ibu berjalan membelakangiku ada sesuatu yang aneh persis di bagian bokongnya dan jelas terlihat, setelah ku perhatikan itu seperti ibu menduduki air di bak kamar mandi masih dengan pakaian lengkapnya

Aku :” bu ? itu kenapa gamisnya basah ? ibu abis nyuci ya ? “ tanyaku dengan berjalan menghampirinya

Ibu :” Haa....hahh ? o...ooh ini ya ? iya tadi ibu nyuci baju, ini baru aja selesai hihi “ jawabnya, namun kupastikan ibu berbohong kepadaku karena nada bicara dan senyum palsunya itu sudah tak asing bagiku aku dan tak salah lagi jika ibu telah bertemu dengan aldi temanku

Aku :” oiya bu “ dengan seolah – olah aku percaya jika itu memang basah karena ibu baru saja mencuci baju

Setelahnya aku berjalan menuju meja dapur rumahku dan tak lama ibu datang menghampiriku dan membawa cangkir teh

Ibu :” bagaimana ujianya nak ? lancar ? “ sambil menyodorkan gelas berisikan teh kepadaku

Aku :” alhamdulillah lancar bu, oiya ibu tau aldi kemana ? ko aku ga liat dari tadi di kampus ya ? “

Ibu :” syukurlah kalo memang lancar, hah aldi ? ibu gatau tuh, tapi harusnya dia ada di kampus karna hari ini adalah hari pertama ujian semester kan ? “

Aku :” iya seharusnya dia ada di kampus dan pulang bersamaku hari ini, tapi dari tadi pagi aku ga liat di kampus, aku kira ibu tau dia dimana ? “

Ibu :” kamu ini, mentang – mentang ibu pacarnya jadi ibu harus tau gitu ya hihihi, lagian dari tadi pagi juga ibu sibuk sama ibu - ibu komplek yang dateng kerumah, biasalah kamu sendiri tau gimana kalo ibu – ibu komplek udah kumpul “ jawabnya

Akhir – akhir ini ia selalu saja berbohong padaku jika ia bertemu teman lama saat di sekolah, teman sekomplek dan bla bla bla, namun aku tau siapa orang yang ia ceritakan tadi bukanlah teman ibu melainkan Aldi teman dekatku sekaligus pacar ibuku, aku tau karna sebelum aku berada di rumah ini aku mampir ke taman dekat komplekku untuk bertemu Aldi

16:20 Wib

Aku :” lu bener – bener bolos hari ini “

Aldi :” ya begitulah, gua ngerasa kalo hari ini adalah hari yang paling tepat untuk bermesraan dengan pacarku “ sambil menyalakan roko “ gimana tadi ujiannya ? ga ada yang penting bangetkan selain ujian ? “ tanyanya

Aku :” ga ada apa – apa ko, lagian orang bodoh mana yang bolos pas ujian “ jawabku sambil tertawa “ terus apa yang lu lakuin sama ibu gua ? “

Aldi :” gua gabakal panjang lebar, pokonya hari ini gua seneng banget bisa ber2an sama ibu lu “ ia seperti mencari sesuatu di saku celananya dan tak lama ia memberikanku kartu memori “ nih buah hasil kerja keras gua “ lanjutnya sambil menyerahkannya padaku

Kembali saat ini

Setelah berada di kamar ingin sekali aku langsung menonton video ibu dan aldi temanku namun ujian hari ini begitu melelahkan, ku rebahahkan badan di atas Kasur dan tak butuh lama akupun tertidur

Ckleekkk..

Ibu :” Ya ampun, kenapa langsung tidur nak mandi dulu sana “ kata ibuku sambal mengguncangkan badanku agar terbangun dari tidur yang lelap

Aku :” Hoooam, iya bu sebentar ini akum au langsung mandi ko “

Aku bangun dan mengambil handuk lalu pergi mandi.

Selesai mandi tak ada lagi kegiatan apapun yang akan kulakukan hingga aku memutuskan untuk bermain game, lama bermain game aku mendengar notifikasi dari handphoneku dan kulihat ternyata itu dari temanku aldi yang berisikan “ gimana ? udah lu liat belum videonya ? hahaha jangan coli ya “ ejeknya

Tak ku balas pesan darinya dan teringat jika aku belum menonton video darinya hari ini setelah ber2an dengan ibuku, tak butuh waktu lama aku langsung memasukan kartu memori di komputerku dan membuka file video

File video

dari awal video aku sudah tau itu adalah rumahku, ia mendorong pintu depan rumahku dan di sambut dengan ibu yang berpakaian rapih dengan riasan wajah yang cantik, jarang sekali aku melihat ibu berpakaian dan berdandan seperti itu, wajar saja sekarang ia adalah pacar dari temanku

ibu :” silahkan masuk aldi “

aldi :” hehe aku bener – bener bolos hari ini “

ibu :” kamu ini nakal banget si, tapi aku udah nungguin kamu si hihi kan mau belajar juga ya di rumah



aldi :” baik bu! Ahaha “

kamera berjalan menuju ke arah tengah rumahku dan sepertinya aldi duduk di sofa tempat biasa aku bermalas – malasan, dengan kamera menghadap ibuku, ibu berada di dapur sepertinya menyiapkan minuman dan beberapa cemilan, dan berjalan kea rah meja dimana tempat aldi duduk

aldi :” bisakah kita mulai dengan mempelajari celana dalam kamu yang cantik sayang ? “

Ibu :” aduh, kamu ini langsung aja kesitu, baru aja sampe “ sambal meletakan gelas dan merapihkan meja “ yaudah apa ni yang harus aku lakuin ke kamu pertama – tama ? “ lanjutnya dan duduk di depan aldi

Kamera turun hanya memperlihatkan leher sampai pinggul ibuku, aldi tak menjawab namun sepertinya ia memberi kode agar ibu berdiri

Ibu :” yaudah ni “ ibu berdiri dan mengangkat gamisnya dari bawah hingga pinggul

Tak ku sangka ibu memakai stocking merah dan cd yang begitu sensual

Aldi :” oaaaaa sexy banget “ lalu tangan aldi muncul dari belakang kamer seperti ingin meremas bagian tubuh ibuku namun ibu menepisnya “ eeeh ko ? apa kamu pake daleman begitu dari pagi sayang ? pas ada reza dirumah ? “ lanjut tanyanya

Ibu :” iya betul, aku juga jadi khawatir dia tau soal ini, tapi kupikir dia gabakalan tau karna aku belum dandan seperti ini hihi “ jawabnya dengan senyum yang genit

Aldi :” oiya gimana kalo kamu pake daleman seperti itu setiap hari ? “

Ibu :” hah ? seperti ini ? “

Aldi :” iya seperti itu ga peduli mau di rumah atau di tempat kerja kamu harus pake itu setiap hari



Ibu :” kamu ini ada – ada aja, lagian mau ngapain orang aku selalu pake kerudung kalo keluar “

Aldi :” nah justru kalo pake daleman begitu juga ga aka nada orang yang liat kan ? “ bujuknya kepada ibu

Ibu :” okelah kalo itu mau kamu sayang hihi “ sambal menurunkan gamisnya “ lagian aku Cuma ada 1 stocking kaya gini masa iya mau dipake terus si ? “ lanjutnya

Aldi :” tenaaang sayang, aku bakal beliin ko semuanya jadi jangan khawatir “

Ibu :” nah kalo begitu kan aku jadi ga perlu beli hihi makasih sayngku yang ganteng ini “ sambal mencubit pinggang aldi

Aldi berdiri begitu juga dengan kamera yang ia pegang berjalan kearah dapur dan menaruhnya dengan tripod yang ia bawa sejak awal masuk ke rumah dan menyettingnya, kamera mengahadap ke meja makan agar kegiatan yang akan dia lakukan terlihat cukup jelas dan ia melambaikan tangannya ke kamera, kulihat dari raut wajah ibuku ia merasa kebingungan dan sedikit kaku lalu ibu pun bertanya

Ibu :” kenapa harus selalu kamu videoin si ? aku kan malu tau “ tanyanya

Aldi :” aah dari tadi juga biasa aja, lagian aku selalu dokumentasiin ko kalo lagi sama kam, apalagi Cuma berdua ahaha “ jawabnya sambal melumat bibir ibuku dengan lahapnya

Tak lama ia mereka ber2 duduk berdampingan

Ibu :” ini minum dulu “ sambil menuangkan air ke gelas “ ber2an di rumah begini aku jadi merasa sedikit grogi ya hihi “ lanjutnya

Aldi :” sama ko, aku juga jadi deg – degan nih apalagi k**t*lku hehe “ denga kurang ajarnya dia berkata seperti itu di depan orang yang ku segani dan hormati “ sarah ? “ tanya aldi

Ibu :” iya kenapa ? “

Aldi :” Tarik kerudungmu ke belakang juga bajumu “

Ibu :” aduh anak mud aini aneh – aneh aja “ sambil menarik bajunya kebawah namun aldi mencegahnya dan berkata

Aldi :” eh kenapa di Tarik bajunya ? kan aku bilang kerudungnya “

Ibu :” lagian aku tau ko yang kamu mau,kamu pasti mau lihat d*d*ku kan ? “

Aldi :” ya itu si jelas cuma kali ini aku ingin kamu seperti itu dulu “

ibu tak menjawab apa yang aldi barusan katakan, melainkan ia langsung menarik kerudungnya ke belakang bagian leher, biar kutebak pasti ia tak menggunakan bra karna sangat terlihat jelas putingnya di balik gamis yang ia pakai sekarang, bisa – bisanya dia seperti itu di depan temanku sendiri bahkan usianya pun tak jauh dari usia anaknya saat ini, mengapa ibu melakukan hal seperti itu dan kenapa harus aldi orangnyaa aghhhhh

Ibu :” begini ? “ sambal mengayunkan dadanya ke atas dari bawah

Aldi :” ah iya begitu bagus, ka - kamu ga pake bra ya ? ahaha keliatan tuh “ sambal mengangkat gelasnya dan pandangannya tak berpaling sedikitpun dari dada ibuku

Ibu :” ya kupikir kamu bakalan seneng kalo aku ga pake bra, ya kan ? hihi “

Aldi :” nakal juga kamu sarah “

Ibu :” abisnya kamu selalu merobek bra si jadinya kupikir lebih bagus begini kalo ketemu kamu “

Aldi :” iyaa !! kamu ngertiin aku banget, terima kasih ya sarahku yang b*n*l haha “ lagi – lagi dengan kurang ajarnya dia mengatakan seperti itu terhadap ibuku, namun anehnya ibu bereaksi seperti kata – kata itu tak berarti mengejeknya sedikitpun

Ibu :” aku seneng kalo kamu begini hihi sama – sama “

Aldi :” oke kalo gitu gimana kalo ini juga kita masukkan ke dalam peraturan, ga ada lagi yang Namanya memakai bra “

Ibu :” eeh ? tapi nanti orang – orang bakal tau kalo aku ga pake bra “ jawab ibuku

Aldi :” gak masalah soal itu “ ia meraih kedua tangan ibuku “ ooh ayolah ga apa – apa ko kalo orang – orang sadar kamu ga pake bra, lagian bukannya kamu sendiri yang bilang ..? “

Ibu :” hmm ? “ mukanya memerah dan ekspresi yang kaku

Aldi :” kamu bakal terangsang kalo orang lain liat payud*r* besarmu kan ? “ ia mendekati wajah ibuku

Ibu :” ohh… iyah.. tapi.. “

Aldi :” kamu masturbasi setiap malam sambil mengingat pelanggan pria yang suka melihat tubuhmu kan ? “

Aldi memainkan jarinya tepat berada di bagian put*ng payud*r* ibuku dan memutarkan kedua jarinya

Ibu :” aah.. jangan bilang begitu oohh…mmm.. “ ibu terlihat menggigit bibir bagian bawah seraya mulutnya yang mendesah kecil

Aldi :” ngebayangin mata mereka melototi payudara mu yang tanpa bra, menggoda bangetkan ? “ semakin cepat jarinya bermain di put*ng ibu

Ibu :” oohh…. Iyaahh.. itu sangat membuat birahi ku memuncak mmmm…. “

Aldi :” makanya itu mari kita putuskan! Mulai saar ini kamu akan menggunakan celana dalam sexy dan tanpa bra setiap hari, kapanpun dan dimana pun oke ? “ tanganya mulai menarik bagian puting dan berkata “kamu juga harus mengirimkan foto selfiemu sebagai bukti ? gimana ? “

Ibu :” iyaaah…. Aku akan melakukannya sesuai permintaanmu sayanng uuuhhhhh… jangan di tarik, tapi sebagai imbalannya kamu harus terus berbuat nakal kepadaku apalagi saat ini “ ibu mengejang dan melangkah mundur lalu duduk mengangkang di atas meja berhadapan dengan aldi yang berdiri di depannya “ hei sayang cium aku, aku menginginkannya dengan penuh gairah ahhhhh… “

Aldi membelai pipi sebelah kiri ibuku lalu ia melumat bibir ibuku dengan begitu liarnya tidak ada suara yang keluar dari ibuku melainkan hanya desahan kecil seraya tubuh yang gemetar di saat temanku memainkan kedua tangannya di dada dan bagian pangkal paha ibuku, begitu liarnya mereka berdua saling melumat hingga air liur bejatuhan tepat di bagian luar dada ibuku, namun walaupun aku sudah melihat kepribadian ibuku masih saja seakan tak percaya jika ibuku yang melakukan hal seperti itu, ia adalah wanita terbaik bagiku, bagaimana tidak ? kesehariannya penuh dengan senyuman bahagia, membersihkan rumah menyiapkan makan pagi hingga makan malam untukku, namun ternyata ibuku juga memiliki sifat yang liar

Cukup lama mereka berdua bertukar air liur hingga saling meludahi satu sama lain aldi merobek gamis ibu dan terlihat sudah bentuk payudaranya yang besar, dengan cepat ia juga memilin puting ibuku terkadang menarik dan menamparnya dan tak lama badan ibu bergetar sambil melepaskan lumatannya

Aldi :” apa kamu barusan keluar sayang ? “

Ibu :” hahhhhh....hahhhhh... iyah, abisnya kamu ga berenti mainin puting dari tadi, baru kali ini aku keluar Cuma karena ciuman dan put*ngku di mainin “

Aldi menghampiri kamera dan ia mengambilnya lalu kamera pun hanya fokus pada tubuh ibuku yang sejak tadi duduk di meja makan

Aldi :” kamu jadi makin nakal setiap kali kita ketemu “ lalu kamera berpindah pada bagian pangkal paha ibuku “ hey.. coba ngangkang dong, aku pengen liat celana dalam kamu yang sexy lagi “ perintahnya

Ibu :” ohh.. tapi..ini pasti udah basah aku malu tau “ namun anehnya ia menuruti perintah dari aldi, reaksi tubuhnya berlawanan dari apa yang tadi ia ucapkan

Aldi :” celana dalamnya masuk ke m*m*k juga apa cairan yang kentel ini ? “

Ibu :” ooohh.. jangan sayang “ sambil tangannya akan menutupi bagian yang ia bilang namun aldi menepisnya

Aldi :” aku seneng ternyata kamu benar – benar menurutiku hehe bulu yang lebat ini membuat gairahku cepat naik “ jelas saja, bulu vaginanya begitu lebat, dengan perlahan ia membuka celana dalam ibuku

Ibu :" aahh.... jangan tunggu berenti kamu aah... “

Aldi :” yaah bilang seperti itu terus tapi badanmu berlawan dengan apa katamu “

Dan terlihat jelas juga sangat dekat dari kamera bentuk dari vagina ibuku yang sangat basah dengan labia yang terbuka cukup lebar juga bulu yang sangat banyak

Ibu :” ituuu... ituuuu ga bener aaaaaahhhhhh..... “

Aldi :” aku merekam memekmu sayang “

Tubuh ibu seperti tersambar petir ia mengejang sangat hebat dan tak lama cairan dari vaginanya keluar sangat kencang seperti kencing sambil berteriak

Ibu :” aaaaahhhhhh..... “

Aldi membiarkan badannya terkena cairan yang ibu keluarkan dari vaginanya bahkan terkadang ia menyambutnya dengan mulut yang terbuka dan ibu yang menjatuhkan badannya di meja hingga telentang

Aldi :” oaahhhh.. apa yang bikin kamu terangsang ? apa yang kamu suka untuk di ekspos ? “

Ibu :” vaginaku “ jawabnya dengan badan yang masih telentang

Aldi :” ooh ayolah bukan itu, bilang sekali lagi, apa yang kamu suka untuk di ekspos ? “

ibu :” memekku, aku suka kamu ketika melihat memekku “ sambil sedikit terbangun dan memainkan putingnya

Tokkk..tookkk...tokkkk

“ heyy buka pintunya! Makan malam udah siap, cepet turun jangan tidur lagi “ teriak ibukku dari luar pintu

Tak lama aku sudahi menonton dan menutupi penisku yang ereksi sejak tadi, lalu menghampiri ibukku yang menunggu di meja makan, sesampainya di meja makan aku dan ibu tak banyak berbicara aku langsung mengambil makanan yang tersedia, ketika makan aku teringat bagaimana keadaan meja ini saat tadi pagi, yaah aku makan di meja yang tadi pagi ibu membanjirinya dengan cairan vagina namun anehnya ini membuat penisku semakin keras

Ibu :” eh kenapa ko muka kamu merah nak ? kamu demam ya ?“ tanyanya dengan muka yang terlihat khawatir

Aku :” gaa ga kenapa – kenapa ko, aku baik – baik aja “

Sambil memandangi muka ibu agar ia tak terlalu khawatir namun setelah memandanginya aku tersadar jika ibu tak memakai braa!!! Dia benar – benar menuruti apa yang aldi katakan tadi pagi, aaghhhh sialan kenapa dia bisa – bisanya ibuuu

Setelah makan malam selesai seperti biasa aku langsung mengumpulkan piring dan gelas yang kotor, merapihkan meja, setelah semua rapih ibu langsung memakai celemek dan mencuci piring namun lagi – lagi aku iseng melihat bongkahan bokongnya apakah ibu juga memakai celana dalam yang sexy ?

lalu aku berpura – pura duduk dan menonton tv namun mataku fokus melihat bokong ibukku yang sedang mencuci piring, masih kurang jelas karna jarak yang agak sedikit jauh ku beranikan diri untuk mendekati ibukku agar aku bisa sedikit melihatnya meskipun itu hanya jiplakannya saja, setelah ku amati sia – sia saja bagiku untuk melihat celana dalamnya karna ibu memakai gamis yang cukup lebar, dengan perasaan kesal aku kembali ke sofa di ruang tengah, namun yang kupikirkan hanyalah bagaimana perasaan ibu saat memakai celana dalam yang jika kulihat dari video tadi itu terlihat sangat sempit dan vaginanya seakan melahap kain celana dalamnya, dalam hati aku bertanya, bagaimana perasaanmu saat ini bu ? apa rasanya jika celana dalammu nyelip kedalam ? apa kamu pikir aku tidak tau jika kamu tidak memakai bra ? apa ibu memikirkan sex lagi ? apa puting payudaramu keras saat ini ? aagghh... jika aku boleh berharap... aku juga aku juga menginginkanmu bu..!!

Kembali ke file video

Posisi kamera menghadap ibu yang sedang dalam posisi membungkuk di depan wastafel sambil memakai celemek dan aldi memompanya dari belakang di ikuti desahan – desahan liar

Plakk....

Plakk....

Plakk....

Aldi menampar bokong ibuku sampai berbekas bentuk tangannya

Ibu :” aah... yaa... begitu terussss....enak bangettt...lagii....lagi.... “

Slapp..slapp..slappp....

Aldi :” lu ga bakal bilang sesuatu seperti “berhenti! aku sedang memasak “ ? lu Cuma pasrah begini aja nih ? haah ? “ Plakk.... Plakk.... Plakk.... Plakk............................ ibu tak menjawab pertanyaanya namun lagi – lagi

aldi menamparnya dengan sangat keras Plakk.... Plakk.... Plakk....

Aldi :” jawab “ Plakk....

Ibu :” aahh..iyaaah...!!iyaahhhh..!!! aku bisa masak nantiii eeuhhh.... “ jawabnya seperti kerasukan

“ sekarang lakukanlah sesukamu aaaahh... “

Namun aldi meresponnya dengan tamparan di bokong ibukku dengan sangat keras

Aldi :” memohonlah sarah.. bilang apa ? “

Ibu :” entot aku sekaranggg!!! Entotlah aku terusss “

Aldi :” apa lu suka kontol gua sarah ? hahh? “ Plakk....

Slapppp.....slaapppp...

Aldi memompa sangat keras juga sangat cepat namun tiba – tiba ia melepaskannya dan menaruh kamera mungkin agar leluasa menikmati tubuh ibukku dan ia kembali memompanya dengan sangat cepat hingga ibu tersungkur ke bawah tapi seakan tak peduli akan seperti apa ia posisinya yang terpenting aldi tetap memompa vag*nanya dengan cepat

Aldi :” hey sarah lu belum jawab pertanyaan gua tadi “

Plakk.... Plakk... tak hentinya ia menampar bokong ibukku.

Ibu :” aahh.. iyaa... aku sukaaaaa.... aku sukaa..... “

Aldi :” gua juga suka sama memek lu sarah, rasanya gua bakalan rusakin ini memek “

Tiba – tiba ibu melepaskan penis aldi dari tubuhnya hingga terjatuh dan mengerang sangat keras menandakan ibu orgasme seperti yang kulihat ia berkali – kali mengeluarkan cairan dari vaginanya sambil memainkan klitorisnya dengan gerakan yang cepat, aldi membiarkan ibu untuk merasakan orgasmenya terlebih dahulu dan tak butuh waktu lama iapun menghampiri ibu dan mengambil kedua tangan ibukku lalu ditariknya ke belakang

Slapppp.....

Ibu :” aahh..... aku sukaaa ini yang kenceng sayang..... “

Sesuai apa yang ibu minta aldi memompanya dengan sangat kencang hingga payudara ibukku bergerak bebas tak beraturan mengikuti gerakan yang aldi berikan, teriakkan ibu terdengar sangat kencang terlihat dari raut wajahnya yang sangat menikmati

Aldi :” gua mau keluar sarah m*m*k lu enak banget ahh...“

Slappp...slappp...

Aldi mempercepat gerakannya ekspresi wajahnya dan wajah ibuku terlihat jelas sangat menikmati dengan mulut yang menganga

Aldi :” aaahhhh....... saraahhh..... “

Ibu :” aku juga keluar sayangggg....... aaahhhhhhh.... “

Namun aldi tak mengeluarkannya di dalam vagina ibukku melainkan berdiri dan langsung memasukkan penisnya ke dalam mulut ibu

Aldi :” ooohhh.. telen semuanya jangan ada yang kebuang “ sambil menarik put*ng

Ibu :” eemmmm.......hhheemmmmm.... “ ibu menelan semuanya tanpa sisa “ puaahhhh..“ slluurppppp.. slluurppppp.. slluurppppp.. ia melumati penis pacarnya seperti memastikan jika tidak ada cairan yang terbuang sia – sia setelah itu ia menunjukan expresi wajahnya dengan sangat nakal sambil membuka mulutnya yang penuh pe*u

Aldi :” tunggu dulu “

Ibu seakan mengerti apa yang akan pacarnya lakukan, aldi menghampiri kamera lalu mengambilnya dan mengarahkan kamera persis di depan wajah ibukku dengan mulut yang penuh peju

Glekkkk.....

Ibu menelanya dengan sangat lahap, lalu aldi menampar – nampar wajah ibukku dengan penisnya yang setengah ereksi

Aldi :” oohh... gua suka ekspresi lu yang begitu sarah “

Plakk.....

Plakk.....

Ia masih saja menampar wajah ibu dengan penisnya dan menaruh pen*snya di wajah ibu dari dagu hingga ke dahi

Aldi :” gimana sayang ? apa lu suka ? “

Ibu :” iyaa aku suka sayang, aku suka kontolmu sayang aku sukaaaa.. “ dan mereka berdua bersandar didapur dengan tubuh basah keduanya

Aldi :” apa lu ga keberatan sama kata – kata gua yang kasar ? “

Ibu :” kalo itu dari kamu apapun aku suka ko “ nafasnya begitu sangat berat hingga terdengar seperti orang habis berlari

Aldi :” oke kalo gitu liat kamera dan bergaya piece “

Aldi menaruh kamera di depannya dan berdiri di samping ibuku hingga pen*snya menutupi mata dari ibukku

Ibu :” kaya gini ? “ sambil berpose piece dengan kedua tangannya dan mata tertutup oleh pen*s pacarnya

Aldi :” ah iya kaya gitu, lu emang penurut, sekarang bilang kalo lu suka sama kontol gua “

Ibu :” aku suka kontol, aku sangat menyukai kontol ini “

Video end
-------

-------
Part 4 ​

Ke esokan hari

Pagi hari

Suara bising dari arah dapur begitu terdengar hingga membuat tidurku yang lelap sedikit terganggu, dengan rasa malas aku mulai bangun dari kasur dan ingin melihat keadaan di dapur, baru saja keluar dari kamar aku melihat ibuku sedang membersihkan sesuatu di kolong meja dengan posisinya yang membungkuk, ingin rasanya aku menegur ibu namun entah kenapa aku terdiam mengamati bentuk tubuh ibuku yang sedang dalam posisi membungkuk, terbayang di saat teman dekatku sendiri menyetubuhi ibu dalam posisi seperti itu, entah berapa lama aku terdiam hingga tak sadar ibu sudah berbalik badan dan menyapaku seperti biasanya

Ibu :” loh udah bangun ? “ sambil membawa kantong plastik dan sapu kecil di tangannya

Aku :” i..iibuuuu ? kenapa ? “

Ibu :” ini tadi ibu lagi nyuci piring terus jatoh “

Aku :” ooohh pantes suaranya sampe kedengeran sampe kamar “

Ibu :” kamu bukannya sekarang lagi ada ujian di kampus ya ? dah sana mandi siap – siap gih “

Aku :” iya bu aku hari ini jadwalnya nanti siang jam 1 ko “

Ibu :” oiya deh yaudah bantu ibu lanjutin cuci piringnya sebentar ya “

Aku :” iyaa bu “

lalu ibu pergi meninggalkanku

tak banyak berpikir aku langsung membantunya melakukan pekerjaan rumah dari mencuci piring hingga membersihkan lantai juga yang lain, namun di saat aku ingin membuang sampah ada kain berwana merah terang yang asing bagiku, namun karna penasaran akupun membukanya dan ku tarik kainnya perlahan dan terlihat kain berjaring dan banyak sobekan

ckleeek..

suara pintu terdengar membuatku reflek menyimpan kain yang usang ini di balik bajuku

Ibu :” oiya sekalian buang sampahnya kedepan sana, sisanya biar ibu yang beresin “

Aku :” iyaa bu ini mau aku buang ko “

Lalu aku pergi ke depan untuk membuang sampah ini dan kembali ke kamar untuk melihat kain apa ini sebenarnya, sesampainya di kamar aku melihat dengan jelas dan ternyata ini adalah stocking!! Kenapa banyak sobekan di kedua kainnya ? agghh kenapa masih pagi begini aku sudah memikirkan hal yang aku tidak suka, apa yang dia lakukan kepada ibu ? apa semua yang ia lakukan kepada ibuku selalu ia rekam ? atau tidak ? apa ada yang tidak ia beritahu kepadaku ? semua isi kepalaku terisi tentang ibu dan pacarnya namun di saat aku memikirkan tentang ibu, dering hp ku berbunyi

Setelah kulihat ternyata itu pesan dari aldi yang berisikan “ jawab oii, udah lu liat semua belum ? gua jadi ga enak nih kalo lu jadi diem begini “

Dan kubalas pesannya dengan sangat singkat dan berbohong kepadanya “ belum “

Setelah membalasnya akupuun teringat akan video yang ia berikan kepadaku

File video ke 2

Terlihat shoot video dari lorong depan rumahku dan betapa kagetnya aku melihat ibu memakai celemek tanpa dalaman sedikitpun, bahkan terlihat buah dadanya yang menggantung juga cukup besar dari samping dan aldi yang hanya memakai kaos dalam tanpa celana hingga penisnya mengayun ketika ia berjalan, mataku hanya terfokus melihat ibu yang sedang menyapu dengan pakaian seperti itu, jelas saja ini pasti perintahnya aldi, karna mana mungkin ibu melakukannya jika bukan perintah dari sang pria yang ia sukai

Aldi berjalan mendekat ke arah ibuku dan memeluknya dari belakang dan berkata

Aldi :” hehee ini adalah impian bagi semua pria, bisa liat wanita cantik yang memakai celemek tanpa daleman sedikitpun “ ia memeluk erat tubuh ibuku dan tanganya meremas kedua buah dada ibu, reaksi ibu saat di peluk kekasihnya hanya dengan suara mendesis manja

Ibu :” kamu ini ga bisa liat aku sedikit maen nyosor – nyosor aja nih hihi “ dan lengan kiri ibuku meraih penis dan mengocoknya pelann

Aldi :” apa kamu pernah ngelakuin hal kaya gini sama mantan suami mu ? “

Ibu :” ya jelas belum, dia pernah bercanda kaya gini tapi ya Cuma sebatas itu aja “

Aldi :” oiyaa ? jadi itu artinya Cuma aku aja nih yang pertama kali liat kamu kaya gini ? “

Ibu :” iya betul, lagian aku begini juga ya Cuma buat kamu aja “

Aldi terlihat mengendus – ngendus bahkan sedikit mencium tengkuk ibu, dan ibu pun meresponnya dengan ayunan tangannya yang berada pada penis aldi di percepatnya

Ibu :” padahal kamu dari tadi udah muncrat beberapa kali tapi mash aja keras begini, mmmhhhh aku selalu suka juga kagum sama stamina kamu “

Aldi :” ya kamu juga sama sayang cupphh... cuppp... putingmu juga udah keras lagi, dan di bawah sini juga setiap kali aku pegang selalu aja basah “ aldi tak menyia – nyiakan kedua tangannya untuk meremas payudara ibuku dan sebelahnya lagi memainkan tangannya di selangkangan ibu “ kamu mau denger ? memek mu banjir banget loh, nih coba dengerin “ lalu ia menyandarkan ibu ke tembok dan sedikit membungkuk dan ia mulai memasukkan satu persatu jarinya hingga masuk 3 jari kedalam vagina ibu

Shhluuuuuk……Shhluuuuuk……Shhluuuuuk……

Terdengar jelas suara bagaimana ia memainkan va*ina ibu

Ibu :” aahh…. Pelaan – pelan, aahhhh…. memekku terasa penuh sayang aahhhh…. “

aldi tak menjawabnya sedikitpun ia hanya terus saja memainkan jarinya di dalam vagna ibuku sambil sedikit demi sedikit ia mengarahkannya untuk berjalan kedepan, dan ternyata ia ingin ibuku bersandar di pintu depan rumah ku, hal gila apa lagi yang akan ia lakukakkan kepada ibuku

ibu :” hah ? tunggu ngga.. jangan di depan pintu , nanti kita bisa kedengeran sama orang – orang di luar aaaghhhhhhh……teruuuusss sayangggg…. a….aku keluar oooooohhhhh…. “ kepala ibu mendongkak ke atas dan cairan yang keluar banyak dari vaginanya membuat tangan aldi terlepas, cairan orgasme berceceran di lantai, tak lama ibu terjatuh tepat di atas cairan yang baru saja keluar dari vaginanya

Aldi :” jujur aja enak apa takut kedengeran orang lain ? hah ? “

Plakkk… Plakkk… Plakkk…

Aldi menampar – nampar keras bokong ibu dan ia membangunkan lagi tubuh ibu dengan posisi membungkuk di ikuti dengannya yang berjongkok dan menghadapkan wajahnya sejajar dengan bokong ibu

Aldi :” lagian emangnya kenapa kalo orang lain denger hah ? “

Plakkk… Plakkk… Plakkk…

Kali ini lebih keras, berbeda dengan sebelumnya

Ibu :” ohhhh…… tolong di kamar aku aja atau di tempat yang lain yaaa “

Lagi – lagi aldi tak menjawabnya ia begitu rakus menghisap dan menjilati vagina ibuku

Slrrruupppp… Slrrrupppp… Slrrrupppp…

Ibu :” aaaaaahhhhhhh……. Toloong berentii hmmmmm “

Desahan yang mungkin saja terdengar sampai luar rumahku, karna desahan ibu begitu nyaring terdengar sementara aldi terus saja menjilati vagina ibuku dari belakang dan membenamkan mukanya tepat di bokong, ibu terlihat sangat menikmatinya saat vaginanya di permainkan oleh sang kekasih

Aldi :” bagus, bagus teruslah mendesah seperti itu sarah “ berdirinya aldi dan tanpa ragu memutar balikkan tubuh ibuku dan di suruhnya ia berlutut tepat di depan penisnya yang sejak tadi sudah tegang

Plakkk…

Ia sudah sangat berani dan tidak segan memperlakukan ibuku layaknya seorang pelacur tak hanya bokongnya yang ia tampar, kali ini ia melakukannya tepat di pipi ibuku

“aaahhhhh….. huppphhhh…. Sluuurppp…. Sluuurppp…. “ tanpa di perintah sedikitpun ibu langsung mengerti apa yang di inginkan oleh si brengsek aldi, yang aku heran kenapa ibu begitu mau di perlakukan seperti itu, ia tak sama sekali keberatan atas perlakuan kekasihnya yang sudah jelas tidak jauh umurnya dengan anaknya

Aldi :” udah pinter ternyata cewe perek ini ya “ sambil mengelus – ngelus kepala ibu

Gerakan ibu semakin cepat Ketika di hina olehnya, bukannya marah namun justru ibu terlihat senang di perlakukan seperti itu, ibu seperti kesetanan menjilati dan terkadang mengulumnya hingga ujung penisnya, namun tak lama aldi melepaskan kulumannya dan mendekat ke arah kamera

“ nih lang gua kasih tau muka ibu lu dari dekat pas lagi nyepongin kontol gua “ dengan suara yang sangat pelan ia berbisik ke kamera agar ibu tak mendengarnya

Kamera mulai mendekat ke arah ibu, aldi mulai menyorotnya dengan sangat dekat dan membelai pipi kanan ibu, memasukkan jarinya kedalam mulut ibu datu persatu hingga hampir seluruh tangannya ia masukan, ia sangat gemas hingga kepala ibuku tersandar di dinding dan di paksa menelan tangannya

“ hoooeeghhhhh…uhuuukkkk..uuhuuuukkk… ohhhhhhhh…. “ ibu melepaskan tangan yang masuk ke dalam mulutnya dan batuk – batuk hingga mengeluarkan sedikit cairan yang begitu kental hingga cairannya yang keluar tidak jatuh melainkan menempel di dagunya seperti lem

Ibu :” uhuuukkkk.. uhuuukkkk.. kamu ini “ sambal menampar kecil paha aldi

Aldi :” daahh ni lanjut perek plaakkkk….. “ sekali lagi ia menampar pipi ibuku, ia juga memukul – mukul wajah ibu dengan penisnya yang tegang dan melumuri semua cairan yang keluar dari mulut ibu ke semua wajah ibu

Hupppphhh….. Sluuurppp…. Sluuurppp….

Aldi masih bermain dengan mulut ibu, ia memaju mundurkan pinggulnya sambil memegang kepala ibu, ia juga terkadang memasukkan semua penisnya dan menahannya beberapa detik hingga ibuku mual

Ghhloooookkkkk….. Ghhloooookkkkk… Ghhloooookkkkk…..

“ puahhhh… “

Ibu melepaskan penis aldi dan tersungkur jatuh namun aldi begitu sangat bernafsu bermain dengan ibu. Ia membangunkannya dan menyandarkan tubuh ibu tepat di pintu masuk rumahku dengan posisi ibuku membelakanginya

Aldi :” aku masukin sekarang ya jalang “

Shlupp…. Ia mulai memasukkan p*nisnya dan mengayun pelan sambil memainkan buah dada ibuku dari belakang

Ibu :” ahhhhhhh……pelan dulu sayang jangan keras – keras, upphhh…..slurpppp…. “ sambil melahap mulut aldi hingga desahan tidak begitu terdengar

Aldi :” oohh…. Masih sempit aja ni memek jalang, padahal udah basah banget, beruntungnya aku hahaha “

Lalu aldi melepaskan ibu dan menaruh hp tepat di samping bawah mereka, begitu kamera selesai di simpannya ia menghampiri ibuku dan meludahi penisnya, perlahan ia memasukkan lagi penisnya kedalam vagina ibu dan memegang kedua pinggul ibu gerakkannya seiring waktu semakin cepat desahan di antara keduanya tak lagi tertahankan

Plokkkkkk…… Plokkkkkk…… Plokkkkkk……

Aldi :” ya terus begitu sayang, jangan pernah kamu tahan segalanya, nikmati hari ini Plaaakkk… “

Ibu :” iyaa sayang yang cepet ohhhhhh…… terussss……. “

Plokkkkkk…… Plokkkkkk…… Plokkkkkk……

Aldi memasukan celemek di antara belahan payudara ibu sehingga membuat keduanya bergoyang – goyang sangat kencang, ia juga terus saja menampar bokong sebelah kiri ibu hingga membuat bekas merah

Ibu :” aaahhh.,….. lagiiii… lebihh cepet yaangg ahhhhhh…….. “

Aldi :” diem aja lu perek Plaaakkk… Plaaakkk… Plaaakkk… “ ia semakin keras menampar bokong ibu dan menjambak rambut ibuku sampai wajahnya saling berhadapan dengannya tak lupa ia juga berani meludahi mulut ibuku dan memerintahkannya untuk menelan semua ludah yang tercecer di mulut ibu

Ibu :” eeughhhhh…. Ahhhhhhh….. sakittt…. “

Aldi :” sakit apa enak haahhhhh… ? “

Cuuuhhhh…. Cuuuhhhh…. Cuuuhhhh….

Ia memompanya dengan sangat kencang hingga suara dari pinggulnya yang mengarah kepada bokong ibu begitu terdengar, ibu hanya mendesah tak menjawab pertanyaan aldi

Plokkkkkk…… Plokkkkkk…… Plokkkkkk…… Plaakkkkkk…… Plaakkkkkk…… Plaakkkkkk……

Semakin keras ia menjambak rambut ibu dan menamparnya akhirnya ibu menjawab pertanyaanya

Ibu :” aahh… iyaaa enaaakkkk sayang enaaaaakkkkkkkk…… “

Aldi :” hahaha gua bilang nikmati aja hari ini, bakal gua bikin lu hari ini ke enakan tenang aja hahaha oohhh…. “

Ibu :” oohhh…… terusssss…… aku sukaaa sayang oohhhh….. “

Aldi :” dasar wanita binal perek lu “

Plokkkkkk…… Plokkkkkk…… Plokkkkkk……

Ibu :” oohhhh…. Iyaaa aku binal aku aahhhhhhhhhhhhhhh…….aakuuu keluar…. “ Lolongan Panjang ibu begitu sangat keras dan aldi menjatuhkan ibuku ke bawah

Aldi :” hahaha dasar dihina kaya gitu malah langsung muncrat “

Tubuh ibu yang masih gemetar karna orgasme hebat dalam beberapa detik juga ia mengatur nafasnya yang tak beraturan terlebih dahulu

Ibu :” hahhhh…haaahhh……. Aku ga kuat sayang haaaahhh….. “

Aldi :” ayo berdiri aku belum keluar nih “

Ibu :” bentar dulu kaki aku lemes sayang tunggu hahhhhhh…. Kamu kuat banget si “ lalu ibu malah terlentang di antara cairan orgasmenya sendiri, aldi tersenyum lebar dan mulai memerintah

Aldi :” oke kalo gitu, gimana kalo lu sekarang jilatin semua cairan yang basah ini ? “ sambil menjambak rambut ibu dan mencium keningnya

Ibu :” haah ? yang be…. “ ibu tidak melanjutkan perkataanya melainkan tersenyum lebar dan ia mulai melihat cairan yang tercecer di lantai dan memainkannya seperti anak kecil, sedikit demi sedikit iya jilati cairan orgasme yang tercecer, mengumpulkannya di mulut hingga penuh dan membuka mulutnya di depan kamera lalu menelannya, dengan isengnya aldi memegang paha ibu dan kepalanya lalu memutarkan tubuh ibu di lantai yang basah jelas ibu sangat terlihat jika ia seperti mainan

Brrukkkk…

Aldi terjatuh tepat di atas tubuh ibu, mereka hanya tertawa dan saling melumat satu sama lain, bertukar air liur dan apapun itu mereka tidak ada perasaan jijik sama sekali, mereka begitu menikmati setiap apapun perlakuan yang di lakukannya

Aldi :” aahh nikmat sekali sayaaang.. “

Ibu :” yu lanjutin lagi kasian kamu belum keluar hihi “

Tak banyak basa – basi iya langsung menindihkan tubuhnya di atas ibuku dan meraih kedua kaki ibu untuk berada di bahunya, ia dengan sangat kasar lalu memasukkan penisnya ke dalam vagina ibu, dengan lantai yang basah tercecer cairan orgasme, tubuh ibuku bergeser hingga sampai di depan pintu depan rumah, kepala ibu tersandar di pintu dan aldi yang sangat bernafsu kepadanya hingga ia memompanya dengan sangat keras

Plokkkkkk…… Plokkkkkk…… Plokkkkkk……

Aldi :” ooohhh… enaaaaakkkk…… saraaahhh “

Ibu :” aaahhhhh….. lanjutin di kamar aja sayang oooohhhhhh……. “

Aldi :” masih belum, gua pengen ngentotin lu disini uuhhhh…. “

Ibu :’’ oohhhh…. Ya begitu sayang terusin aahhhh…… mentok banget “

Aldi :” enaaak haahhhh ? “

Plokkkkkk…… Plokkkkkk…… Plokkkkkk……

Plokkkkkk…… Plokkkkkk…… Plokkkkkk……

Ibu mendesah sangat keras, jika saja ada tetangga yang lewat ia pasti akan mendengar desahan ibu

Aldi :” saraahh binal dasar perek memek lu enak banget anjinggg….. “

Ibu :” ooohh… sayanggg…aku gak kuatt oohhh….”

Plokkkkkk…… Plokkkkkk…… Plokkkkkk……

Ibu :” berhentiiiiiii…aku gamau disini ooohhh… “

Aldi :” hahaha yakin nih “

Aldi mempercepat genjotannnya hingga kamera yang ia pegang sengaja di jatuhkan dan seisi video gelap tak terlihat, hanya saja suara desahan yang sangat keras terdengar, percakapan yang tergolong menghina ibuku namun ibu seperti tak memperdulikannya, aku hanya berpikir bahwa bagaimana jika tetangga tahu soal ini, bagaimana jika tetangga ku berpikir bahwa ibu adalah wanita nakal yang suka membawa pria muda masuk di pagi hari hanya untuk ngesex

ibu :” aahhhhh… terus saayanggg… aku suka kontolmu aku sukaaaaaa……. “

Aldi :” ya begitulah masokis “

Ibu :” aku mau keluarrrr…. “

Aldi :” iyaa aku jugaa wanita jalang oohhh …..”

Aaaaaahhhhhhhhh……. Bruuuukkk

Aku tak melihat persis seperti apa mereka bersua orgasme saat ini, yang jelas lolongan dan nafas mereka yang terdengar cukup kencang, cukup lama tidak ada aktivitas atau kamera yang merekam keadaan masih saja gelap, lalu kamera terangkat dan memperlihatkan ibu yang sedang menjilati penis dari sisa sperma lalu menelannya dan tersenyum puas

Aldi :” ya bersihkan seperti itu, jangan sampai ada yang tersisa “

Ibu :” iwwyaaaa “

Sungguh nakal sekali ibuku ini, ia menjawab sambil terus mengulum dan menjilati p*nis

Ibu :” banyak banget kamu keluarnya sayangg hmmmm… “

Aldi :” apa itu cukup buat hari ini ? “

Ibu :” hmmmm masih belum, gatau kenapa m*m*kku masih saja berkedut, gatal rasanya saat liat dada kamu yang sexy juga kontol yang selalu membuatku puas “ sambil merangkak berjalan “ aku mau, aku mau lagi sayang, buat aku orgasme yang hebat seperti tadi lagi, aku ingin kontolmu lagi aku mohon

Video end

Hari berikutnya

Semenjak mereka berdua resmi berhubungan dekat, hari – hari yang kulali terasa berat dan masih saja tak menyangka jika ibu juga sangat menyukai perlakuannya dan mematuhinya bagaikan seorang suami bukan seorang pacar, dari mulai tidak pernah memakai bra di manapun dan kapanpun, CD yang sexy, setiap kali mereka berkencan aldi pasti mengabariku hanya saja kali ini dia hanya mengirim foto tidak pernah lagi memberi video, mereka melakukannya di manapun tanpa peduli akan ada orang yang memergoki mereka, seperti di dalam mobil, di parkiran mall, di belakang toko tempat ibuku berdagang, di tempat pemandian air panas umum, dan masih banyak lagi, namun meskipun aku tak lagi di kirimkan video bagaimana mereka bercinta lagian aku juga tahu apa yang mereka lakukan, namun saat ini ibu tidak menyadar sedikitpun jika aku tahu hubungannya dengan aldi temanku sejauh apa .

End
-------



Comments

Popular Posts